Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 JANUARI 2024 • 16:32 WIB

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke Koper

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke KoperIlustrasi koper

INDOZONE.ID - Seorang wanita yang berprofesi sebagai CEO sebuah startup AI di India bernama, Suchana Seth ditangkap karena dicurigai membunuh putranya yang berusia empat tahun.

Polisi pada Selasa (9/1/2024) menjelaskan, putra Seth yang ditemukan di koper miliknya dibunuh dengan cara dibekap.

Kronologi Pembunuhan

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke KoperSuchana Seth, CEO startup di India yang tega bunuh anaknya

Paresh Naik, inspektur polisi Goa mengatakan, Seth awalnya check in di sebuah hotel bersama putranya di Goa pada hari Sabtu (6/1/2024)

Namun anehnya, saat check out pada Senin malam, Seth tidak bersama putranya.

Kecurigaan kasus ini bermula saat staf kebersihan hotel menemukan ada noda darah di kamar setelah Seth check out. Staf itu pun langsung menghubungi kepolisian setempat.

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Pelaku Usai Bunuh Penjual Semangka di Jaktim

Mendapat laporan ini, polisi kemudian menghubungi sopir taksi yang dinaiki Seth. Awalnya, Seth mengaku noda darah yang tertinggal di kamar hotel itu adalah darah menstruasinya.

Namun polisi menaruh curiga karena ada darah yang ditemukan di handuk dan lantai hotel, yang diduga berasal dari luka percobaan bunuh diri yang dilakukannya usai membunuh sang anak.

"Dia bilang dia akan membayar untuk pembersihannya. Namun, penyelidikan awal kami menemukan noda darah di handuk dan lantai berasal dari luka yang dideritanya," beber petugas.

Seth akhirnya diamankan polisi dari Distrik Chitradurga di Karnataka, saat diduga hendak melarikan diri menggunakan taksi.

Anak Dibekap hingga Tewas Lalu Dimasukkan ke Koper

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke KoperIlustrasi koper

Dr. Kumar Naik, seorang dokter pemerintah yang melakukan pemeriksaan terhadap mayat anak Seth mengatakan bahwa bocah malang tersebut dibunuh dengan cara dibekap atau dicekik.

"Anak tersebut dibunuh lebih dari 36 jam sebelumnya. Dia telah dibekap atau dicekik. Tidak ada luka atau tanda-tanda perlawanan. Mungkin ada penggunaan bantal atau kawat," ujar dr Kumar Naik, dikutip dari indianexpress.

Sejalan dengan pernyataan dokter, seorang petugas polisi senior di Goa yang terlibat dalam proses interogasi mengatakan bahwa anak tersebut meninggal karena dibekap lalu jasadnya dimasukkan ke koper.

"Mungkin menggunakan bantal dari service apartemen," ujar polisi itu.

"Tidak ada senjata pembunuh. Dia diduga mencoba bunuh diri dengan menggorok pergelangan tangannya menggunakan gunting. Sampel darah sudah dikumpulkan dan akan dilakukan tes DNA untuk memverifikasinya," tambahnya.

"Saat kopernya dibuka, mayat anak tersebut ditemukan," kata Inspektur Polisi Goa Utara, Nidhin Valsan.

Baca Juga: Parah! Remaja 10 Tahun di California Bunuh Teman Pakai Pistol Milik Ayahnya

Sementara itu lanjut polisi, sopir taksi yang membawa Seth dari Goa ke Bengaluru sempat bertanya kenapa kopernya terasa berat.

Namun Seth berdalih bahwa isi dalam kopernya itu adalah pakaian dan barang bawaan tambahan.

"Ketika dia mengatakan bahwa kopernya sangat berat, dia mengatakan itu karena pakaian dan barang bawaan tambahan," terangnya.

Ketika diinterogasi, Seth tidak mengaku bahwa dirinya telah membunuh sang anak. Dia bahkan tidak tahu bagaimana putranya bisa meninggal.

"Dia mengaku putranya sedang tidur dan dia tidak tahu bagaimana putranya meninggal," beber polisi.

Polisi menambahkan, Seth menikah dengan seorang pria bernama Venkat Raman pada tahun 2010 dan dikaruniai seorang putra.

Namun, kehadiran putra tersebut justru menimbulkan keributan hingga akhirnya keduanya sering bertengkar dan bercerai.

"Menurut keterangan suaminya, segera setelah kelahiran putranya, dia menjadi posesif terhadap anak tersebut dan mereka mulai sering bertengkar. Segera setelah itu, pasangan itu berpisah dan mereka tidak berhubungan selama dua tahun terakhir," ujar polisi.

Writer: Putri Surya Ningsih


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke KoperZ Creators  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters, Indian Express

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

CEO Startup di India Tega Bunuh Anaknya saat Check In di Hotel, Sadis Jasadnya Dimasukkan ke Koper

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!