INDOZONE.ID – Semangka merupakan tanaman merambat yang tumbuh di daerah semi gurun di Afrika bagian selatan. Buah ini mendadak populer di dunia maya.
Semangka dianggap sebagai simbol perlawanan Palestina. Saat Anda memotong semangka, Anda sebenarnya bisa melihat bagian dalamnya yang melambangkan bendera Palestina.
Bagaimana menurut anda, bagian dalam semangka berwarna merah, bijinya berwarna hitam, kulitnya putih, dan kulitnya hijau.
Baca Juga: Seorang Pria WNI Dipenjara-Dicambuk Setelah Berenang ke Singapura Jadi TKI Ilegal
Semangka pertama kali muncul pada tahun 1967, ketika Israel menguasai Tepi Barat dan Gaza serta menduduki Yerusalem Timur.
Pemerintah Israel pada saat itu menganggap pengibaran bendera Palestina di tempat-tempat umum di Gaza atau Tepi Barat merupakan suatu kejahatan.
Warga Roma, Italia, melakukan aksi bela Palestina.
Situasi ini pada akhirnya membuat warga Palestina memilih semangka sebagai simbol perlawanan. Salah satunya menggambar semangka.
Pemerintah Israel juga mengakui hal ini. Mereka mengambil langkah untuk sepenuhnya melarang semangka dan lukisan lain yang menampilkan warna yang mirip dengan bendera Palestina.
Baca Juga: Panji Gumilang akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Usai Jadi Tersangka Kasus Pencucian Uang
Seniman Suliman Mansour mengatakan kepada The National pada tahun 2021 bahwa otoritas Israel menutup pameran karyanya dan karya lainnya di Galeri 79 Ramallah pada tahun 1980. Mereka antara lain Nabil Anani dan Issam Badr.
"Mereka mengatakan kepada kami bahwa melukis di bendera Palestina dilarang, begitu pula warnanya. Lalu Issam berkata, ``Bagaimana jika kita membuat bunga berwarna merah, hijau, hitam dan putih? '', pejabat itu dengan marah menjawab, ``Itu akan terjadi disita.'' Kata-kata yang dikutip oleh TIME.
Hal ini terjadi berdasarkan Perjanjian Oslo, yang memberikan pengakuan timbal balik antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina.
Perjanjian ini merupakan perjanjian formal pertama untuk menyelesaikan konflik negara Israel-Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators