Ilustrasi bendera Bolivia. (freepik)
INDOZONE.ID - Presiden Bolivia Rodrigo Paz mengumumkan keadaan darurat, Sabtu (20/6/2026). Langkah ini diambil menyusul aksi protes anti-pemerintah selama berminggu-minggu.
Blokade jalan telah memicu kelangkaan pangan, bahan bakar, dan pasokan medis di sejumlah wilayah, serta melumpuhkan perekonomian negara selama 50 hari terakhir.
"Saya telah menetapkan keadaan darurat untuk membebaskan jalan-jalan di negara ini," kata Paz dalam sebuah pidato.
Penetapan status darurat membuka jalan bagi bagi militer dan polisi untuk memulihkan ketertiban. Demonstran memprotes lonjakan biaya hidup dan tekanan ekonomi. Situasinya kini berubah menjadi krisis politik.
Baca juga: AS Setop Bantuan Senilai Ratusan Juta Dolar, 8 juta Pengidap HIV/AIDS di Afsel Terdampak
Aksi protes yang didukung oleh serikat pekerja, petani, dan pendukung mantan Presiden Evo Morales tersebut menuntut mundurnya Paz.
"Rakyat Bolivia tidak bisa terus menjadi sandera dari blokade yang menghalangi mereka untuk bekerja, belajar, mendapatkan perawatan medis, memenuhi kebutuhan, dan membawa nafkah ke rumah mereka," lanjut Paz.
Ia menjelaskan, status darurat bertujuan memulihkan situasi. Ia menuding ada kelompok terorganisasi yang berusaha melumpuhkan negara.
Sebulan sebelumnya, Paz menandatangani beleid yang mengizinkan kekuatan militer untuk mengintervensi konflik internal.
Baca juga: Wapres AS JD Vance Batalkan Kunjungan ke Swiss, Perundingan Damai AS-Iran Terancam Tertunda
Ia menegaskan penetapan keadaan darurat sebagai opsi terakhir jika dialog gagal. Paz, politisi berhaluan tengah, baru menjabat tujuh bulan lalu.
Ia mewarisi krisis ekonomi terburuk dalam satu generasi yang ikut mendorong berakhirnya hampir dua dekade pemerintahan sayap kiri.
Ekonomi Bolivia sedang berantakan. Ekspor gas alam merosot tajam, inflasi berada di titik tertinggi dalam 40 tahun, ditambah lagi terjadi kelangkaan bahan bakar.
Selain mundurnya presiden, serikat pekerja juga menuntut kenaikan upah serta diakhirinya kelangkaan bahan bakar dan perbaikan nilai tukar mata uang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CNN