Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 30 MEI 2026 • 12:00 WIB

Iran Mau Setujui Kesepakatan Final tapi AS Gak Boleh Semena-mena

Iran Mau Setujui Kesepakatan Final tapi AS Gak Boleh Semena-menaRudal milik Iran. (Majid Asgaripour/WANA via Reuters)

INDOZONE.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, menyatakan pihak Teheran mau menyepakati kesepakatan final dengan Amerika Serikat (AS) asalkan syarat ini terpenuhi.

Syarat yang dimaksud Iran, adalah pihak Washington D.C. tidak menuntut hal-hal berlebihan dan menunjukkan sikap bertentangan. 

Iran Mau Setujui Kesepakatan Final tapi AS Gak Boleh Semena-menaIlustrasi perang AS Vs Iran. (Freepik/creativaimages)

"Menjelaskan situasi seputar proses diplomatik yang dimediasi oleh Pakistan, Araghchi menekankan bahwa tercapainya kesepakatan akhir bergantung pada AS dengan mengakhiri tuntutan berlebihan dan meninggalkan posisi yang kontradiktif," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, dikutip dari Antara, Sabtu (30/5/2026).

Ini merupakan pernyataan Araghchi usai berbincang melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi.

Baca juga: Donald Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Dilanjutkan Lagi jika …

AS Buka Peluang Serang Iran Lagi

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, membuka peluang negaranya untuk menyerang Iran lagi jika pihak Teheran memaksa kesepakatan yang tidak menguntungkan Paman Sam.

Trump menegaskan, bahwa Paman Sam dalam posisi dominan dalam perundingan dengan Iran perihal perdamaian perang.  

Diketahui, AS-Israel dan Iran berperang sejak 28 Februari 2026. Perang dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran yang dibalas pihak Teheran. 

Menurut laporan Axios, yang dilansir dari Antara, berdasarkan informasi pejabat AS, Paman Sam dan Iran telah menyepakati rancangan kesepakatan berdurasi 60 hari.  

Baca juga: Presiden Iran: Kami Siap Akhiri Konflik di Timur Tengah

Namun, Trump belum memberikan persetujuan akhir terkait perundingan perdamaian antara AS dengan Iran. 

"Pada akhirnya, batasannya adalah kesepakatan yang tidak akan menguntungkan bagi kami, karena Anda tahu saya sedang menjalaninya dan kami akan lihat nanti; dan memang itu yang saya lakukan," jelas Trump kepada Fox News. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Iran Mau Setujui Kesepakatan Final tapi AS Gak Boleh Semena-mena

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!