Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 10:55 WIB

Iran Mulai Pulihkan Akses Internet usai Pemblokiran Hampir Tiga Bulan

Iran Mulai Pulihkan Akses Internet usai Pemblokiran Hampir Tiga BulanIlustrasi seorang pria Iran melihat berita dari ponsel. (Majid Asgaripour/WANA via Reuters)

INDOZONE.ID - Pemerintah Iran mulai membuka kembali akses internet secara bertahap setelah pemadaman jaringan nasional yang berlangsung hampir tiga bulan. 

Kebijakan tersebut sebelumnya diterapkan di tengah konflik berkepanjangan dengan Israel dan Amerika Serikat yang memicu ketegangan besar di dalam negeri.

Pemulihan akses internet diumumkan pada Selasa (26/5/2026), meski hingga kini layanan masih belum sepenuhnya normal. 

Baca juga: Trump Tegaskan AS Tidak Akan Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran

Sebagian warga Iran mengaku sudah bisa kembali mengakses situs internasional melalui jaringan internet rumah, sementara koneksi data seluler masih banyak mengalami gangguan.

Lembaga pemantau internet global NetBlocks menyebut langkah ini sebagai pemulihan parsial pertama sejak hari ke-88 pemutusan internet nasional. 

Namun, mereka menilai masih belum jelas apakah pemerintah benar-benar akan mengakhiri salah satu pemblokiran internet terpanjang dalam sejarah modern.

Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref mengatakan bahwa langkah tersebut menjadi awal menuju akses dunia maya yang “bebas dan teratur”.

Baca juga: Militer AS Serang Lokasi Rudal dan Kapal Iran di Selat Hormuz, Batal Damai?

Dalam pernyataannya di media sosial X, ia juga menyebut tuntutan masyarakat terkait akses internet akan dipenuhi secara bertahap.

Media pemerintah Iran, termasuk kantor berita IRNA dan Fars, bahkan mengklaim koneksi internet internasional telah kembali normal bagi pengguna layanan broadband rumah. Meski demikian, laporan itu belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh lembaga pemantau independen.

Internet Rumah Mulai Aktif, Data Seluler Masih Terganggu

Sejumlah warga di berbagai wilayah Iran mengatakan akses Wi-Fi rumah mulai berfungsi kembali. Namun, sebagian besar platform media sosial masih memerlukan VPN agar dapat diakses.

Seorang perempuan berusia 22 tahun di Kota Kermanshah mengaku akhirnya bisa membuka situs internasional menggunakan koneksi internet rumahnya setelah berbulan-bulan terputus.

Sementara itu, seorang pekerja di Teheran menyebut jaringan internet di kantornya sudah kembali aktif, tetapi koneksi seluler tetap tidak bisa digunakan untuk mengakses layanan luar negeri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Iran Mulai Pulihkan Akses Internet usai Pemblokiran Hampir Tiga Bulan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!