Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. (Hayk Baghdasaryan/Photolure via REUTERS)
INDOZONE.ID - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kepada Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, bahwa negaranya siap melanjutkan berbagai upaya untuk mengakhiri konflik dan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
"Presiden Iran berterima kasih kepada Pemerintah Qatar atas dukungan dan upaya konstruktif yang berkelanjutan dalam upaya perdamaian, menyatakan kesiapan Iran untuk bergerak menuju kerangka kerja bermartabat guna mengakhiri perang dan ketegangan regional saat ini," menurut pernyataan dari Kantor Kepresidenan Iran pada Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Iran Mulai Pulihkan Akses Internet usai Pemblokiran Hampir Tiga Bulan
Di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan United States, Pezeshkian menilai sudah saatnya Washington menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan perdamaian.
"Upaya serius sedang dilakukan, termasuk di tingkat ahli, untuk menyelesaikan dokumen dan teks guna mempersiapkan jalan yang jelas menuju stabilitas," kata Pezeshkian.
Pada awal pekan ini, Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf yang memimpin delegasi tingkat tinggi Iran dalam negosiasi damai dengan AS melakukan kunjungan ke Qatar. Salah satu topik utama pembahasan disebut berkaitan dengan pencairan aset Iran oleh Washington.
Mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, Tasnim News Agency melaporkan proposal penyelesaian konflik berisi 14 poin usulan dari Iran.
Baca juga: Usai Dapat Rehabilitasi Presiden, Pengacara Ira Puspadewi Segera Ajukan Pembebasan
Salah satu tuntutannya adalah agar AS mencairkan aset Iran di luar negeri senilai 24 miliar dolar AS, dengan separuh dana direncanakan dilepaskan pada tahap awal dan sisanya menyusul pada tahap berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA