Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 14 MEI 2026 • 13:20 WIB

Tegas, Iran Larang Senjata AS Dikirim via Selat Hormuz

Tegas, Iran Larang Senjata AS Dikirim via Selat HormuzPenampakan Selat Hormuz pada 10 Desember 2023. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) makin panas meski gencatan senjata masih berlaku sejak 7 April 2026. Teranyar, Iran melarang AS mengirim senjata melalui Selat Hormuz.

Biasanya, Paman Sam mengirim senjata-senjata mereka ke berbagai pangkalan militernya di Timur Tengah melalui Selat Hormuz. Akan tetapi, AS harus memikirkan rute baru usai Iran mengeluarkan larangannya.

Tegas, Iran Larang Senjata AS Dikirim via Selat HormuzIlustrasi Selat Hormuz. (REUTERS/Dado Ruvic)

Larangan terhadap aktivitas pengiriman senjata AS itu diungkapkan oleh juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia.

Ia menyatakan, bagian barat Selat Hormuz ada di bawah pengawasan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sedangkan tentara lain mengawasi bagian timur.

Baca juga: Karena Agresi Militer, Iran Gugat AS ke Mahkamah Arbitrase

"Mulai sekarang, kami tak akan mengizinkan senjata Amerika melintasi Selat Hormuz dan memasuki pangkalan-pangkalan regional," kata Akraminia seperti dikutip Press TV, dilansir dari Antara, Kamis (14/5/2026).

"Pengendalian yang terkoordinasi ini akan meningkatkan pengawasan dan kedaulatan Iran atas kawasan tersebut, sekaligus menghasilkan pendapatan hingga dua kali pendapatan minyak," jelasnya.

Kapan Perang AS-Israel dengan Iran Berakhir

Perang antara AS-Israel dengan Iran yang dimulai sejak 28 Februari lalu, telah merugikan banyak pihak, terutama Teheran. 

Bahkan, Iran kehilangan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada serangan pertama AS-Israel kepada pihak Teheran.

Posisi Ali Khamenei pun digantikan oleh putra keduanya, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.

Iran tidak tinggal diam dengan serangan AS-Israel. Pihak Teheran menyerang balik wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Baca juga: Iran Disebut Masih Punya 70 Persen Sistem Peluncur Rudal, AS Kecolongan?

Perang AS-Israel dengan Iran pun berdampak global. Sebab, aksi Iran mengetatkan penjagaan di Selat Hormuz, jalur maritim paling aktif dengan 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melaluinya, membuat harga energi melonjak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tegas, Iran Larang Senjata AS Dikirim via Selat Hormuz

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!