Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 APRIL 2026 • 08:15 WIB

Trump Lontarkan Ide Nyeleneh, Ingin Pungut Biaya Lintas Selat Hormuz Pascaperang

Trump Lontarkan Ide Nyeleneh, Ingin Pungut Biaya Lintas Selat Hormuz PascaperangPresiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ide kontroversial terkait Selat Hormuz

Ia mengatakan AS bisa saja memungut biaya lintas di jalur perairan strategis tersebut usai perang melawan Iran berakhir.

Pernyataan ini disampaikan Trump pada Senin (6/4/2026) saat menjawab pertanyaan wartawan. Ia menyebut Washington memiliki 'konsep' untuk menerapkan sistem retribusi di selat itu.

Gagasan ini tentu akan menimbulkan pertanyaan besar. Pasalnya, penerapannya kemungkinan besar menuntut kontrol militer langsung AS atas Selat Hormuz.

Baca juga: Serangan Israel Kembali Makan Korban, Kini Kepala Intelijen IRGC Majid Khademi Dilaporkan Tewas

Kami Pemenang, Kenapa Tidak?

Trump tampak percaya diri dengan posisi AS saat ini. "Kenapa kami tidak boleh memungut biaya? Kami adalah pemenang. Kami menang," ujarnya.

Ia mengulangi klaim bahwa Iran telah dikalahkan secara militer. Klaim ini sebenarnya sudah sering disampaikan Trump sejak awal peperangan.

Namun fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone di berbagai wilayah, ditambah blokade berkelanjutan di Selat Hormuz.

Trump tampaknya meremehkan kemampuan Iran. "Satu-satunya yang mereka miliki hanyalah psikologi 'Oh, kami akan menjatuhkan beberapa ranjau di air'," ucapnya meremehkan.

Baca juga: Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan Iran

Selat Hormuz yang Strategis dan Bernilai Tinggi

Selat Hormuz menghubungkan Teluk dengan Samudra Hindia. Sebagian besar wilayah perairannya masuk dalam teritori Oman dan Iran.

Sebelum perang meletus, sekitar 20 persen minyak dunia dan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) melewati selat ini. Angka ini menunjukkan betapa vitalnya jalur tersebut bagi ekonomi global.

Trump menyebut idenya sebagai 'konsep' yang masih akan dimatangkan. Namun ia menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz adalah harga mati dalam kesepakatan dengan Iran nanti.

"Kita harus punya kesepakatan yang bisa saya terima. Bagian dari kesepakatan itu adalah kita ingin lalu lintas minyak yang bebas," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al Jazeera

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Trump Lontarkan Ide Nyeleneh, Ingin Pungut Biaya Lintas Selat Hormuz Pascaperang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!