Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (9/3/2026) mengatakan, dirinya tak senang dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
Pernyataan itu dilontarkan Trump saat diwawancara NBC News. Ia mengatakan pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran adalah kesalahan besar.
Baca juga: Ada Ruam Kemerahan di Leher Donald Trump saat Upacara Medal of Honor, Sakit Apa?
"Saya tidak tahu apakah itu akan bertahan lama. Saya pikir mereka telah membuat kesalahan,” kata Trump kepada NBC News.
Trump bahkan menegaskan pemimpin baru Iran harus mendapatkan persetujuan dari Washington. Ia mengaku sudah punya calon yang cocok menggantikan Mojtaba Khamenei.
The Wall Street Journal melaporkan, Trump secara pribadi mengatakan kepada para stafnya akan mendukung upaya membunuh Khamenei jika pemimpin baru Iran itu menolak memenuhi tuntutan Amerika Serikat, termasuk membongkar program nuklir Iran.
Sebelumnya, Iran memilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi pada Minggu (8/3/2026). Pria 56 tahun itu menggantikan ayahnya, Ali Khamenei yang tewas dalam serangan rudal AS-Israel.
Mojtaba Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi Iran yang ketiga sejak Revolusi Iran 1979.
Baca juga: Trump Sebut Perang Iran Akan Segera Berakhir, Tapi Tanpa Jadwal Jelas
Penunjukan Mojtaba Khamenei sendiri memicu berbagai reaksi internasional, terutama karena konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NBC News