Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 MARET 2026 • 13:30 WIB

AS Tegaskan Tidak Akan Serang Sektor Energi Iran di Tengah Perang dengan Israel

AS Tegaskan Tidak Akan Serang Sektor Energi Iran di Tengah Perang dengan IsraelApi berkobar dari sebuah fasilitas penyimpanan minyak di selatan ibu kota Iran, Teheran, ketika serangan menghantam kota tersebut selama kampanye militer Amerika Serikat dan Israel, 7 Maret 2026. (New York Times)

INDOZONE.ID - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan, tidak akan menargetkan sektor energi Iran meskipun konflik militer antara Israel dan Iran terus berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, pada Minggu (8/3/2026).

Menurut Wright, industri minyak dan gas Iran tidak akan menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dalam konflik yang saat ini melibatkan Israel melawan Republik Islam tersebut. 

Ia menegaskan, Washington tidak memiliki rencana untuk menyerang fasilitas energi Iran, termasuk sektor minyak dan gas alam.

Baca juga: Trump Peringatkan Pemimpin Baru Iran Tidak akan Bertahan Tanpa Persetujuan AS

AS Tidak Menargetkan Infrastruktur Energi Iran

Dalam wawancara dengan media Amerika, Wright menjelaskan, kebijakan pemerintah AS adalah menghindari serangan terhadap infrastruktur energi Iran. 

Ia menegaskan bahwa target operasi militer bukanlah fasilitas energi yang menjadi tulang punggung perekonomian negara tersebut.

Wright juga menyebut bahwa beberapa serangan yang terjadi sebelumnya di sekitar ibu kota Iran merupakan operasi militer Israel yang menargetkan fasilitas bahan bakar berskala lokal, bukan infrastruktur energi strategis milik negara.

Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu di sejumlah lokasi penyimpanan minyak di sekitar Teheran.

Insiden itu memicu kebakaran besar dan menjadi salah satu serangan pertama yang dilaporkan sejak konflik militer antara Israel dan Iran meletus pada akhir pekan sebelumnya.

Menurut Wright, fasilitas yang diserang kemungkinan merupakan depot bahan bakar yang digunakan untuk kebutuhan lokal, seperti pengisian kendaraan, bukan bagian dari jaringan produksi energi nasional Iran.

Baca juga: Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Teluk, Janji Hentikan Serangan dengan Syarat

Gangguan Energi Diperkirakan Hanya Sementara

Meski konflik militer memicu kekhawatiran pasar energi global, Wright memperkirakan gangguan terhadap industri minyak dan gas hanya akan berlangsung dalam waktu singkat.

Ia mengatakan, skenario terburuk sekalipun kemungkinan hanya berlangsung beberapa minggu dan tidak akan berlarut-larut hingga berbulan-bulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nytimes.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

AS Tegaskan Tidak Akan Serang Sektor Energi Iran di Tengah Perang dengan Israel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!