Ilustrasi Selat Hormuz yang terancam ditutup Iran. (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration)
INDOZONE.ID - Garda Revolusi Iran menantang Amerika Serikat mengawal kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Garda Revolusi, Alimohammad Naini.
"Kami menantikan kehadiran mereka," katanya, kepada media yang terafiliasi pemerintah Iran.
Iran telah menyatakan menutup Selat Hormuz. Siapa pun yang melewati jalur tersebut akan ditembak.
Keputusan tersebut diambil menyusul serangan terkoordinasi Amerika dan Israel terhadap Iran.
Baca juga: Terungkap! Israel Rencanakan Pembunuhan Ali Khamenei Sejak November 2025
Serangan tersebut menewaskan sejumlah petinggi pemerintah, termasuk Pimpinan Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan Internasional, khususnya lalu lintas komoditas energi dunia.
Amerika sendiri, melalui Presiden Donald Trump telah memerintahkan pasukan Amerika untuk mengawal kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Hal itu disambut oleh Garda Revolusi Iran.
"Sebelum membuat keputusan apa pun, Amerika sebaiknya mengingat insiden supertanker Bridgeton pada 1987, kapan tanker minyak yang kami tembak baru-baru ini," ancam Naini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters