Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (WANA/Handout via REUTERS)
INDOZONE.ID - Israel telah berencana membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sejak November tahun lalu. Rencana tersebut terungkap dari pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.
Ia bercerita, suatu hari pada November 2025 dipanggil untuk menghadiri rapat dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
"Perdana Menteri menetapkan waktu untuk mengeliminasi Khamenei," ujarnya menjelaskan salah satu materi rapat. Waktunya, kata dia, diputuskan pada pertengahan 2026.
Baca juga: Iran Klaim Tidak Tutup Selat Hormuz, Sebut AS Membahayakan Pelayaran
Rencana tersebut belakangan juga diketahui oleh Amerika Serikat. Pembahasan skenarionya mulai diseriusi sekitar bulan Januari 2026 menyusul ketegangan politik di Iran.
Saat itu, gelombang protes telah menjalar di Iran. Kelompok muda antipemerintah menggelar aksi unjuk rasa. Ratusan orang dikabarkan tewas akibat bentrok dengan petugas keamanan.
Israel, menurut Katz, khawatir situasi dalam negeri mendorong Iran menyerang fasilitas strategis milik Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.
Khamenei sendiri akhirnya gugur pada 28 Januari 2026. Ia tewas setelah menjadi target serangan udara di kediamannya dalam serangan terkoordinasi Amerika-Israel.
Sejak pembunuhan terhadap Khamenei, Amerika dan Israel terus menggempur lokasi-lokasi vital di Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters