Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Nathan Howard)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan, konflik dengan Iran kemungkinan akan berlangsung hingga empat pekan ke depan.
Dilansir Daily Mail, Trump menyebut sejak awal AS memang telah memperkirakan konflik dengan Iran akan berlangsung selama satu bulan.
“Ini memang selalu diperkirakan sebagai proses empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu. Sejak awal memang perhitungannya seperti itu, ini negara besar, jadi akan butuh empat minggu, atau bahkan kurang,” ujar Trump seperti dikutip Daily Mail.
Baca juga: Donald Trump Umumkan Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Militer Israel-AS di Teheran
Meski situasi memanas, Trump mengatakan dirinya tetap terbuka untuk melakukan pembicaraan lanjutan dengan pihak Iran. Namun, ia tidak memastikan apakah dialog tersebut akan terjadi dalam waktu dekat.
“Saya tidak tahu,” kata Trump ketika ditanya soal kemungkinan waktu pertemuan. “Mereka ingin berbicara, tapi saya katakan seharusnya kalian berbicara minggu lalu, bukan minggu ini,” tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa di tengah eskalasi militer, peluang diplomasi masih terbuka, meski belum ada kepastian kapan pembicaraan itu benar-benar akan terwujud.
Lebih lanjut, Trump secara terbuka mengakui kemungkinan adanya korban jiwa di pihak militer AS dalam serangan melawan Iran.
Baca juga: Ini Kata Militer AS soal Klaim Rudal Balistik Iran Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln
"Sayangnya, kemungkinan akan ada lebih banyak lagi. Sebelum ini berakhir, begitulah adanya," kata Trump.
"Tapi Amerika akan membalas kematian mereka," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail, Reuters