Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 JANUARI 2026 • 09:57 WIB

Korea Utara Uji Rudal Jelang Kunjungan Presiden Korsel ke China

Korea Utara Uji Rudal Jelang Kunjungan Presiden Korsel ke ChinaPresiden Korea Selatan tiba di China setelah peluncuran rudal (Sumber: REUTERS/Kim Hong-ji)

INDOZONE.ID - Korea Utara kembali membuat kawasan Asia Timur tegang setelah meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah Laut Timur pada Minggu (4/1/2026). Aksi ini dilakukan pada waktu yang sensitif, tepat menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, ke China.

Militer Korea Selatan melalui Joint Chiefs of Staff (JCS) menyebutkan bahwa rudal-rudal tersebut diluncurkan dari wilayah sekitar Pyongyang pada pagi hari waktu setempat. Rudal itu terbang sejauh kurang lebih 900 kilometer sebelum jatuh ke perairan laut lepas.

Jepang Ikut Mendeteksi Dua Peluncuran

Informasi serupa juga disampaikan oleh Jepang. Pemerintah Jepang mengonfirmasi setidaknya dua rudal balistik ditembakkan oleh Korea Utara. Meski tidak memasuki wilayah udara Jepang maupun zona ekonomi eksklusifnya, Tokyo tetap memandang langkah ini sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan.

Pemerintah Jepang menegaskan bahwa uji coba rudal balistik oleh Pyongyang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang sejak lama melarang Korea Utara mengembangkan maupun menguji senjata tersebut.

Baca juga: Korea Utara Ancam Balas dengan Tegas jika Latihan Militer AS-Korsel Dianggap Provokasi

Bertepatan dengan Agenda Diplomatik Seoul–Beijing

Peluncuran ini menjadi perhatian karena waktunya berdekatan dengan kunjungan Presiden Lee Jae Myung ke Beijing. Dalam agenda tersebut, Lee dijadwalkan bertemu Presiden China Xi Jinping untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari hubungan bilateral hingga situasi keamanan regional.

Isu Korea Utara diperkirakan menjadi salah satu topik pembahasan, mengingat peran China sebagai mitra utama Pyongyang sekaligus aktor penting dalam menjaga stabilitas Semenanjung Korea.

Korea Selatan dan AS Tingkatkan Kewaspadaan

Menanggapi peluncuran rudal tersebut, Korea Selatan menyatakan telah meningkatkan kesiapsiagaan militernya. Seoul juga memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat dan Jepang untuk memantau perkembangan situasi.

Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat menyebutkan bahwa peluncuran ini tidak menimbulkan ancaman langsung bagi wilayah maupun pasukan AS. Meski demikian, situasi tetap dipantau secara ketat.

Baca juga: Putin Tegaskan Hubungan Rusia-Korea Utara Kian Solid dalam Pesan Tahun Baru

Pola Lama Korea Utara Kembali Terulang

Korea Utara diketahui kerap melakukan uji senjata di tengah momen diplomatik penting. Langkah ini sering dipandang sebagai pesan politik sekaligus unjuk kekuatan militer kepada komunitas internasional.

Peluncuran terbaru ini kembali menempatkan Semenanjung Korea dalam sorotan global dan menambah daftar panjang aktivitas militer Pyongyang di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euronews, Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Korea Utara Uji Rudal Jelang Kunjungan Presiden Korsel ke China

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!