Korea Selatan gelar latihan tembak di pulau perbatasan.
INDOZONE.ID - Korea Selatan (Korsel) memberikan respons tegas terhadap provokasi dari Korea Utara (Korut) yang menembakkan ratusan peluru artileri ke dua pulau perbatasan, yakni Pulau Baengnyeong dan Pulau Yeonpyeong.
Sebagai jawaban atas tindakan provokatif tersebut, marinir Korea Selatan menggelar latihan tembak artileri langsung dengan howitzer self-propelled K9 di Pulau Yeonpyeong.
Latihan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di pulau perbatasan, setelah pembatalan perjanjian militer antara Korsel dan Korut pada November tahun sebelumnya.
Pasukan militer Korsel menjalankan latihan tembak ini beberapa jam setelah serangan peluru artileri dari Korut.
Baca Juga: Korea Utara Menembakkan Artileri Ke Laut Melawan Gangster Militer Selatan
Kementerian Pertahanan mengecam keras aksi provokatif Korut dan menuntut agar mereka segera menghentikan tindakan tersebut.
Pernyataan resmi menyebutnya sebagai ancaman terhadap perdamaian di Semenanjung Korea. Korea Selatan juga memperingatkan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah yang tepat sebagai respons terhadap aksi provokatif tersebut.
Militer Korea Selatan gelar latihan tembak di pulau perbatasan dengan Korea Utara.
Peluru-peluru artileri yang ditembakkan oleh Korut jatuh ke zona penyangga di lautan, memicu evakuasi penduduk pulau-pulau tersebut.
Warga sipil di Pulau Baengnyeong dan Pulau Yeonpyeong telah diminta untuk mengungsi ke tempat aman sebagai tindakan pencegahan.
Baca Juga: Ukraina Tunjukkan Bukti Rusia Menembakkan Rudal Buatan Korea Utara
Kejadian ini menjadi episode terbaru dalam ketegangan antara Korsel dan Korut, yang sebelumnya terakhir kali menembakkan peluru artileri ke zona penyangga maritim pada Desember 2022.
Pada November 2010, serangan serupa dari Korut ke Pulau Yeonpyeong menyebabkan empat orang tewas, termasuk dua warga sipil.
Situasi ini terus menjadi sorotan dan memicu keprihatinan internasional terkait stabilitas di Semenanjung Korea.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Afp