INDOZONE.ID - Perkembangan penikaman di Taipei terbaru 2025 terus menjadi perhatian publik.
Kepolisian Taiwan memastikan bahwa rangkaian serangan brutal yang terjadi di Stasiun Utama Taipei dan kawasan Zhongshan dilakukan oleh satu orang pelaku tanpa keterlibatan pihak lain.
Kesimpulan ini diperoleh setelah polisi menggeledah sejumlah lokasi terkait serta memeriksa orang tua pelaku.
Baca juga: Presiden Taiwan Santap Sushi Jepang sebagai Gestur Dukungan di Tengah Ketegangan dengan China
Serangan yang terjadi pada Jumat malam tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 11 lainnya. Dua korban dilaporkan masih menjalani perawatan intensif.
Pelaku akhirnya meninggal dunia setelah melompat dari sebuah gedung saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.
Polisi mengungkap identitas pelaku penikaman di Taipei sebagai Chang Wen, pria berusia 27 tahun yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
Baca juga: Korban Tewas Topan Fung-wong di Filipina 27 Orang, Badai Bergerak ke Taiwan
Chang diketahui memiliki catatan kriminal sebelumnya dan masih memiliki surat penangkapan yang belum diselesaikan.
Dalam penggeledahan di tempat tinggalnya di Taipei dan Taoyuan, aparat menemukan sejumlah bom molotov, baik di rumah pelaku maupun di hotel tempat ia menginap.
Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut telah dipersiapkan dengan matang.
Direktur Jenderal Badan Kepolisian Nasional Taiwan, Chang Jung-hsin, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan bukti adanya kaki tangan atau jaringan lain yang terlibat dalam serangan tersebut.
Hingga kini, motif penyerangan di Taipei masih menjadi fokus utama penyelidikan.
Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan pemerintah telah memerintahkan aparat untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap latar belakang pelaku, termasuk kemungkinan adanya faktor pribadi atau psikologis yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Taipei Times