INDOZONE.ID - Kantor media Jepang merilis detik-detik kantor mereka terdampak gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang negara tersebut sekitar pukul 23.15, pada Senin 8 Desember 2025.
Sebuah kamera di Aomori Asahi Broadcasting cabang Hachinohe merekam gambar dokumen-dokumen yang runtuh dan dinding.
“Serta jendela bergetar hebat akibat gempa bumi,” lapor TV Asahi dikutip Selasa (9/12/2025).
【八戸市 地震の瞬間】
— テレ朝NEWS (@tv_asahi_news) December 8, 2025
激しく音をたて揺れるABA青森朝日放送・八戸支社の様子
▼【最新情報】速報中https://t.co/wee4B6NLRV pic.twitter.com/TulEO3ZmJy
Gempa bumi terjadi di Kamikita, Sanya, Prefektur Aomori. Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyebut pusat gempa berada di lepas pantai timur Prefektur Aomori.
JMA sempat menyatakan akan terjadi tsunami setinggi 3 meter dapat menghantam pantai timur laut negara itu. Peringatan dikeluarkan untuk prefektur Hokkaido, Aomori, dan Iwate.
Badan tersebut juga mengungkap telah tsunami setinggi 20 hingga 70 cm terpantau di beberapa pelabuhan.
Namun, pada Selasa atau beberapa jam setelah terjadi gempa, JMA mencabut peringatan tsunami.
Meski demikian, gempa melukai sedikitnya 30 orang memaksa sekitar 90 ribu warga mengungsi dari kediaman mereka.
"Sampai saat ini, saya telah menerima laporan 30 orang terluka dan satu orang mengalami luka bakar," kata Perdana Menteri Sanae Takaichi dikutip dari Reuters.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters, Asahi