Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 18:41 WIB

Mengejutkan! Flu Burung H5N5 Pertama Pada Manusia Terdeteksi di Washington

Mengejutkan! Flu Burung H5N5 Pertama Pada Manusia Terdeteksi di WashingtonIlustrasi sampel H5N5 yang dikaitkan dengan kasus flu burung terbaru. (Sumber: greenmemag)

INDOZONE.ID - Otoritas kesehatan Amerika Serikat mengonfirmasi kasus pertama flu burung jenis H5N5 pada manusia di negara bagian Washington. Kasus tersebut terdeteksi pada pertengahan November 2025 dan menjadi infeksi lintas spesies yang belum pernah tercatat sebelumnya.

Pasien yang terinfeksi merupakan seorang lansia dengan penyakit bawaan dan telah menjalani perawatan sejak awal November setelah mengalami demam tinggi, kebingungan, serta gangguan pernapasan.

Menurut informasi dari otoritas kesehatan setempat, infeksi tersebut diduga kuat berasal dari kontak pasien dengan unggas peliharaannya di halaman rumah. Unggas tersebut diketahui sering terpapar burung liar.

Baca juga: Jepang Ogah Impor Unggas dari Brasil Gara-gara Wabah Flu Burung

Kondisi ini menjadikan unggas peliharaan dan burung liar sebagai sumber penularan yang paling mungkin, terutama karena wilayah Washington berada pada jalur migrasi burung yang mencapai puncaknya pada musim gugur dan musim dingin.

Kasus yang terjadi di wilayah Barat Laut Amerika ini penting karena merupakan infeksi manusia pertama dari strain H5N5, varian flu burung yang sebelumnya hanya ditemukan pada hewan.

Otoritas kesehatan menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan indikasi penularan antarmanusia, sehingga risiko bagi masyarakat umum masih dinilai rendah.

Lebih dari 100 tenaga kesehatan yang menangani atau berinteraksi dengan pasien telah dipantau, dan tidak ada yang menunjukkan gejala yang mengarah pada infeksi lanjutan.

Kemunculan kasus ini menambah daftar temuan avian influenza pada manusia di AS. Sepanjang periode 2024–2025, sekitar 70 kasus flu burung tercatat, sebagian besar terkait paparan unggas atau ternak yang terinfeksi.

Namun, strain H5N5 menjadi perhatian khusus karena belum pernah dilaporkan menginfeksi manusia sebelumnya. Peristiwa ini mengindikasikan adanya kemungkinan perubahan perilaku virus di alam.

Pihak kesehatan federal dan negara bagian saat ini melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap lingkungan sekitar rumah pasien untuk memastikan tidak ada penyebaran virus pada unggas lain maupun manusia di sekitarnya.

Pemeriksaan terhadap unggas peliharaan serta pengawasan burung liar di kawasan tersebut juga diperketat, terutama karena musim migrasi meningkatkan risiko spillover dari hewan ke manusia.

Baca juga: Cegah Flu Burung, Dinas Pertanian Kota Denpasar Gencarkan KIE dan Biosekuriti

Sementara itu, masyarakat yang memelihara unggas diminta menjaga kebersihan kandang, membatasi kontak dengan burung liar, serta segera melapor jika menemukan kematian unggas yang tidak wajar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Washingtonpost.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengejutkan! Flu Burung H5N5 Pertama Pada Manusia Terdeteksi di Washington

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!