Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 12:08 WIB

Israel Cegat 13 Kapal Bantuan ke Gaza, 8 Warga Malaysia Diculik

Israel Cegat 13 Kapal Bantuan ke Gaza, 8 Warga Malaysia DiculikPasukan angkatan laut Israel menodong senjata pada awak kapal Florida, salah satu bagian dari Armada Sumud Global, yang ingin mengirim bantuan ke Gaza. yang menuju Gaza, bagian dari Armada Sumud Global Frotilla (Global Sumud Flotilla/Handout via Reuters)

INDOZONE.ID - Pasukan Israel menghentikan 13 kapal yang membawa aktivis dan bantuan menuju Gaza pada Kamis (2/10/2025). Namun, 30 kapal lain dari armada Global Sumud Flotilla tetap berlayar menuju wilayah Palestina yang dilanda perang hampir dua tahun terakhir.

Sebuah video dari Kementerian Luar Negeri Israel yang sudah diverifikasi Reuters, memperlihatkan aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg, duduk di dek kapal dengan tentara Israel di sekelilingnya.

"Beberapa kapal armada Hamas-Sumud telah dihentikan dengan selamat dan penumpangnya dipindahkan ke pelabuhan Israel," tulis Kemenlu Israel di X.

"Greta dan teman-temannya selamat dan sehat," lanjut pengumuman tersebut.

Armada yang disebut Global Sumud Flotilla ini membawa lebih dari 40 kapal sipil dengan sekitar 500 orang. Mulai dari anggota parlemen, pengacara hingga aktivis. Mereka mengangkut obat-obatan dan makanan untuk warga Gaza.

Lewat Telegram, sejumlah penumpang membagikan video sambil menunjukkan paspor dan menyebut diri mereka "diculik" oleh Israel di luar kehendak.

Mereka menegaskan misi mereka bersifat kemanusiaan tanpa kekerasan. Namun, pejabat Israel berulang kali menyebut aksi itu sebagai provokasi. 

"Penolakan sistematis untuk menyerahkan bantuan menunjukkan bahwa tujuannya bukanlah kemanusiaan, melainkan provokatif," kata Jonathan Peled, Dubes Israel untuk Italia.

Baca juga: Korban Akibat Kelaparan di Gaza Tembus 404 Jiwa, Termasuk 141 Anak

Reaksi Keras dari Dunia

Kementerian Luar Negeri Turki menyebut intersepsi Israel sebagai “tindakan teror” yang mengancam nyawa sipil.

Presiden Kolombia, Gustavo Petro, bahkan memerintahkan pengusiran seluruh delegasi diplomatik Israel dan menghentikan perjanjian perdagangan bebas kedua negara.

Baca juga: Global Sumud Berlayar dari Barcelona, Tantang Blokade Israel di Gaza

Petro menegaskan penahanan dua warga Kolombia yang ikut armada itu bisa menjadi "kejahatan internasional baru" oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.

Sementara PM Malaysia Anwar Ibrahim mengonfirmasi delapan warganya ditahan Israel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Israel Cegat 13 Kapal Bantuan ke Gaza, 8 Warga Malaysia Diculik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!