Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 26 JULI 2025 • 11:38 WIB

Israel Izinkan Negara Asing Jatuhkan Bantuan dari Udara ke Gaza

Israel Izinkan Negara Asing Jatuhkan Bantuan dari Udara ke GazaPaket-paket bantuan kemanusiaan menunggu untuk dikirim ke Gaza, di sisi Gaza dari perlintasan Kerem Shalom di Jalur Gaza, pada 24 Juli 2025. (REUTERS/Amir Cohen)

INDOZONE.ID - Israel mengumumkan kebijakan baru yang mengizinkan negara-negara asing menjatuhkan bantuan dari udara ke Gaza mulai Jumat, 25 Juli 2025. 

Informasi ini disampaikan oleh radio militer Israel dan mengutip pernyataan seorang pejabat militer. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk merespons krisis kemanusiaan yang semakin parah di wilayah tersebut.

Kebijakan Israel tentang bantuan ke Gaza ini muncul setelah laporan dari Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa lebih dari 100 warga Palestina meninggal dunia akibat kelaparan sejak Israel menghentikan pasokan bantuan pada Maret lalu. 

Baca juga: AS dan Israel Tarik Tim dari Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza, Ini Alasannya

Gaza kini tengah mengalami krisis kelaparan massal yang disebut sebagai bencana buatan manusia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Meski Israel sempat mencabut blokade pada Mei, berbagai pembatasan masih diterapkan demi alasan keamanan. 

Pemerintah Israel menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mencegah agar bantuan tidak disalahgunakan oleh kelompok militan seperti Hamas.

Baca juga: 21 Anak Meninggal Akibat Kelaparan, Krisis Kemanusiaan di Gaza Semakin Parah

Namun, situasi di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat sipil akan bantuan sangat mendesak.

Dalam dua minggu pertama bulan Juli, UNICEF melaporkan telah merawat 5.000 anak-anak di Gaza yang mengalami malnutrisi akut. 

Untuk mengatasi situasi darurat ini, rencana airdrop bantuan kemanusiaan ke Gaza dinilai sebagai solusi sementara yang bisa mempercepat pengiriman bantuan ke Gaza via udara, terutama ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Langkah ini juga didorong oleh seruan lebih dari 100 lembaga bantuan dan organisasi hak asasi manusia yang mendesak dunia internasional untuk segera bertindak menyusul meningkatnya kelaparan di Jalur Gaza.

Meskipun belum ada tanggapan resmi dari juru bicara militer Israel, keputusan ini menunjukkan adanya perubahan pendekatan dalam menangani distribusi bantuan. 

Israel izinkan bantuan dari udara untuk Gaza mungkin menjadi titik balik dalam upaya penyelamatan warga sipil yang terjebak dalam konflik berkepanjangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Israel Izinkan Negara Asing Jatuhkan Bantuan dari Udara ke Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!