Rob O’Neill, mantan prajurit NAVY SEAL. (dok. Facebook)
INDOZONE.ID - Mantan pasukan elit Angkatan Laut Amerika Serikat (NAVY SEAL), Rob O’Neill mengaku siap terlibat dalam operasi pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei jika diminta oleh Presiden Donald Trump.
Rob O’Neill bukan prajurit sembarangan. Ia dikenal sebagai orang yang menembak mati pendiri Al Qaeda, Osama bin Laden, dalam salah satu operasi militer paling terkenal dalam sejarah AS.
Dalam wawancara bersama Daily Mail, Rob O’Neill secara blak-blakan mengungkap misi-misi ekstrem yang pernah dijalaninya, termasuk mengeksekusi Osama bin Laden pada 2011 di Abbottabad, Pakistan.
Baca juga: Ayatollah Khamenei Klaim Kemenangan Iran atas Israel Usai Gencatan Senjata
"Saya yang mengeksekusi Osama, dan saya siap melakukan hal serupa untuk Khamenei jika diperintahkan. Sepatu tempur saya masih pas," ujarnya.
Meski begitu, eks anggota Navy SEAL Team Six ini mengingatkan para politisi, komentator, dan kelompok pro-perang di AS untuk berhati-hati, terutama setelah Presiden Donald Trump memerintahkan serangan ke fasilitas nuklir Iran beberapa waktu lalu.
O’Neill sendiri mendukung pendekatan Trump yang “terukur” terhadap rezim Iran pasca serangan. Namun ia memperingatkan, jika konflik ini semakin melebar maka biaya yang ditanggung AS juga akan sangat besar.
Lebih lanjut, ia mengingatkan situasi AS bisa seperti saat di Afghanistan jika para pasukan militer diturunkan ke lapangan untuk memeriksa kerusakan fasilitas nuklir Iran.
"Trump ingin mengakhiri perang, bukan memulai yang baru," kata O’Neill.
Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei: Iran akan Menang atas Israel dengan Izin Allah
Terkait kemungkinan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, O’Neill mengatakan, semuanya bergantung pada “kesempatan” dan perlu mempertimbangkan segala konsekuensinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thedefenderngr, Daily Mail