Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 12 OKTOBER 2024 • 12:20 WIB

Pembenahan dan Pertumbuhan Investasi di Era Jokowi

Pembenahan dan Pertumbuhan Investasi di Era JokowiPresiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi tinggi atas selesainya pembangunan Swissotel Nusantara dalam waktu sembilan bulan.

INDOZONE.ID - Sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045 untuk mewujudkan target menjadikan Indonesia sebagai negara maju, Presiden Joko Widodo (Jokowi) gencar menarik investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) ke dalam negeri.

Hal ini dilakukan atas kesadaran perlunya modal untuk meningkatkan nilai pendapatan dari kekayaan Indonesia.

Masuknya investor asing untuk menanamkan modal di suatu negara, memiliki sejumlah dampak positif bagi negara tersebut.

Di antaranya adalah memunculkan kompetisi, sehingga timbul inovasi dan membuat harga barang dan jasa jadi lebih murah.

Kompetisi juga akan semakin mempertajam inovasi untuk menggaet perhatian masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, daya beli masyarakat akan meningkat, sehingga mereka mendapat manfaat yang sesuai atas uang yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang dan jasa.

Selain itu,  kedatangan investor asing juga kerap kali membawa transfer teknologi yang membawa manfaat tambahan pada masyarakat dan kondisi negara tersebut.

Adapun bagi negara, terjadi peningkatan penerimaan pajak dari kehadiran investor asing. Ini bisa datang dari pajak perusahaan atau para pekerja asing yang turut dibawa.

Membenahi dan Memacu Pertumbuhan Investasi

Pembenahan dan Pertumbuhan Investasi di Era JokowiPresiden Jokowi resmikan 4 ruas Jalan Tol di Aceh, Senin, (9/9/2024)

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, membawa tantangan tak terduga. Dalam kondisi sulit ini, di mana ruang gerak di berbagai negara menjadi terbatas, dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk menjadikannya momentum reformasi birokrasi dan transformasi regulasi.

Ini merupakan hal penting untuk mendapatkan kepercayaan investor, pasar, serta dunia usaha.

Baca Juga: Dengan Investasi Triliunan, Presiden Jokowi Resmikan RS Kemenkes di Surabaya

Untuk menarik investor menanamkan modalnya di Indonesia, pemerintahan Jokowi fokus membenahi iklim investasi.

Sebab paling tidak, menurut data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ada lima hal yang membuat investor enggan menggelontorkan dananya di Indonesia.

Kelima hal tersebut adalah berbelitnya regulasi yang ada, sulitnya akuisisi lahan, serta infrastruktur yang tidak merata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Setkab.go.id, Bkpm

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pembenahan dan Pertumbuhan Investasi di Era Jokowi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!