INDOZONE.ID - Kegiatan Indonesia Punya Kamu kembali hadir di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo pada Kamis (13/11/2025).
Pada kegiatan kali ini, Indonesia Punya Kamu mengusung tema, Power Up: Charge Your Future.
Acara yang digelar di Auditorium G.P.H Haryo Mataram, Universitas Sebelas Maret (UNS Solo) ini, dihadiri beberapa tokoh penting yaitu Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman, Walikota Solo Respati Ardi.
Kemudian, hadir pula Rektor UNS Prof Dr, dr, Hartono, M. Si, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan juga influencer Chiki Fawzi, Ryan, Aulion, serta CEO Big Alpha Tirta Prayudha.
Baca juga: Hati-Hati, Pencuri Motor Sasar Ojol di Jakarta: Pelaku Ngaku Anggota Polda Metro Jaya!
Acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan pidato pembuka acara.
Dalam pidatonya, Andi Amran menyampaikan motivasi kepada generasi Z, khususnya mahasiswa UNS, serta menyampaikan data terkait ketahanan pangan Republik Indonesia yang naik sebesar 10,52 persen.
Setelah pidato Andi Amran yang berlangsung selama sekitar 30 menit, acara dilanjutkan dengan sambutan pembuka dari Walikota Solo Respati Ardi.
Dalam kesempatan itu, Respati Ardi menyampaikan hal yang lagi marak di kalangan Gen Z yaitu masalah kesehatan mental.
Hal itu membuat ia dan jajarannya berencana untuk membuka Psikologis Kritis Gratis untuk warga Solo.
Baca juga: Perampok Driver Taksi Online yang Tewas di Tol Jagorawi, Akhirnya Ditangkap!
Walikota Solo, Respati Ardi saat dapat plakat dari Direktur Garuda TV (Wardana Arifatama/INDOZONE)
Acara Indonesia Punya Kamu yang dihadiri ratusan mahasiswa UNS makin pecah. Apalagi, acara ini juga ada dialog interaktif dengan tokoh-tokoh muda seperti CEO Tirta Prayudha yang menyampaikan tips and trick mengenai mengelola keuangan dan investasi untuk Gen Z.
Lalu hadir pula Chiki Fawzi, Ryan, dan Aulion yang menceritakan awal mula menjadi Content Creator.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan