INDOZONE.ID - Indonesia Punya Kamu Goes to Campus pada Selasa (24/6/2025) makin seru waktu Muhammad Harrel, Koresponden Video dan Media Sosial dari Antara TV, ngebahas soal teknik pengambilan video untuk para calon citizen journalist.
Acara yang digelar Selasa (24/6/2025) di Auditorium Gedung D ini jadi ajang kolaborasi empat media, ANTARA, Garuda TV, Indozone, dan On Us Asia, untuk ngenalin dunia komunikasi, penyiaran, sampai media digital ke anak muda secara langsung.
Bertempat di Universitas Trisakti, Harrel ngajak mahasiswa kenalan lebih dalam sama dunia video jurnalistik yang sekarang banyak banget dipakai di media sosial.
Baca juga: Pemred Indozone Kupas Tantangan Jurnalisme AI di Indonesia Punya Kamu Goes to Campus Trisakti
Harrel ngebuka materinya dengan pertanyaan yang relatable, medsos (media sosial) itu buat hiburan atau informasi?
“Hakikatnya sosial media adalah hiburan, tapi karena kemasifan sumbernya, sosial media juga jadi sumber informasi,” katanya.
Menurut data Februari 2025, menunjukkan kalau 143 juta dari total 285 juta penduduk Indonesia sudah menggunakan medsos, alias 50,2 persen dari populasi.
“Artinya kemungkinan orang-orang mengakses berita itu sangat mungkin melalui sosial media, karena setengah penduduknya menggunakan sosmed,” jelas Harrel.
Menurut Harrel, citizen journalism alias jurnalisme warga bukan hal baru. Tapi sekarang justru makin relevan karena hal berikut:
Apalagi, menurutnya sekarang semua orang punya alat seperti smartphone. Nah, alat ini bisa jadi all-in-one tools, karena praktis dibawa ke mana-mana, tidak mencolok, mudah dipakai siapa aja, dan juga bisa langsung dibagikan ke berbagai platform.
Harrel juga bagi-bagi tips penting buat mahasiswa yang mau terjun ke dunia video jurnalisme. Ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan biar hasil video nggak cuma layak tayang tapi juga informatif.
Beberapa tipsnya antara lain:
Namun, walaupun citizen journalist punya kecepatan dan akses luas, Harrel ngingetin pentingnya tetap berpegang pada prinsip jurnalistik. Karena menurutnya, fungsi utama media itu tetap verifikasi.
Konten harus real dan kontekstual, supaya bisa nunjukin kejadian dengan utuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung