Rabu, 28 JANUARI 2026 • 08:40 WIB

Pedagang Es Kue Viral Ngaku Dianiaya Aparat, Polisi Lakukan Pendalaman

Author

Video oknum TNI-Polri tuduh penjual es jadul pakai bahan spon. (dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Sudrajat, pedagang es kue jadul yang viral usai dituding menggunakan bahan spons, sempat mengaku mendapat kekerasan fisik dari aparat. Pengakuan tersebut kini didalami oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra. Dia mengatakan pihaknya, baru mendapat informasi mengenai pengakuan itu.

"Iya benar, kami pun baru dapat informasi belum lama ini, karena kemarin kita belum dapat info selama pemeriksaan di Polsek Kemayoran, Pak Sudrajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan," kata Roby kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).

Meski begitu, Roby menegaskan jika pihaknya bakal melakukan klarifikasi mengenai pengakuan itu.

Baca juga: Cerita Penjual Es Kue Viral Dituding Berbahan Spons: Dikepung hingga Ditonjok Aparat!

"Karena kita sudah dapat, tentu saja kami akan mengklarifikasi apakah yang disampaikan di media sosial yang baru kita temukan tadi itu benar adanya atau tidak," ungkapnya.

Di sisi lain, Roby mengungkap jika sejak awal pihaknya sudah mengedepankan sisi kemanusiaan dengan cara tidak memperlakukan Sudrajat sebagai pelaku kejahatan.

"Makanya untuk memastikan cepatnya biar dia nggak berlama-lama ada di Polsek Kemayoran, waktu di hari Minggu kita mungkin sulit untuk menghubungi Dinas Kesehatan dan Labfor, tapi yang teraih sama kita itu adalah Dokpol Security Food karena masih bisa dihubungi dan dimintakan datang untuk mengecek," ujar dia.

"Itu juga sebenarnya adalah wujud kami untuk memanusiakan atau memperlakukan Pak Sudrajat itu dengan hormat, sehingga dia tidak perlu berlama-lama ada di Polsek," sambungnya.

Baca juga: Viral Anggota TNI-Polri Tuding Penjual Es Kue Disebut Berbahan Spon, Endingnya Minta Maaf

Dengan hasil pemeriksaan yang menyatakan makanan tersebut layak di konsumsi, pedagang itu pun dikatakannya langsung dipulangkan, sedangkan polisi turut mengecek lokasi tempat ia mengambil es.

"Ketika itu kita tahu makanannya layak dikonsumsi, walaupun kita belum tahu komposisi senyawanya atau zatnya yang ada dalam makanan tersebut, karena itu sudah layak makanya kita kembalikan ke rumahnya, termasuk memeriksa ke tempat dia mengambil esnya," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, pengakuan penjual es kue jadul yang dituding menggunakan bagan spons tersebar. Dia mengaku mendapat tindakan kekerasan dari aparat kepolisian saat dirinya diamankan..

"Disuruh ngaku, ditonjok sampai ngaku. Disana saya dikurung sampai nangis," kata Sudrajat sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU