Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 19:38 WIB

Detik-Detik Mencekam Pembegalan Penjaja Madu Baduy Saat Berjualan di Jakpus

Author

Ilustrasi Begal. (ANTARA)

INDOZONE.ID - Pihak kepolisian membeberkan kronologi detik-detik pembegalan penjaja madu hutan khas Baduy saat berjualan keliling di Jakarta. Dagangan dan uang korban dirampas hingga korban dibacok.

Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, Iptu Mulyadi membeberkan awal mula peristiwa itu terjadi. Dikatakannya, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025 dini hari sekitar pukul 04.15 WIB di kawasan Jalan Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Kronologisnya kejadian tanggal 26 Oktober 2025, hari Minggu, cuma korban baru melapor ke kami di tanggal 2 November 2025 seminggu setelahnya," kata Iptu Mulyadi kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).

Bermula saat korban menjajalan jajalanya di sepanjang jalan. Para pelaku datang dan langsung merampas madu dagangan hingga merampas harta benda korban.

"Dia lagi jalan sepanjang Pramuka. Tiba tiba dihampiri dua pemotor, empat orang. Botolnya diambil, dirampas, handphone-nya dirampas sama uang dirampas," ungkap Iptu Mulyadi.

Sebanyak 10 botol madu dagangan korban dirampas serta uang senilai Rp3 juta dan satu unit ponsel milik korban digondol para pelaku.

Baca juga: Polda Metro Ambil Alih Kasus Temuan 2 Kerangka Manusia di Gedung Kwitang

Korban Diserang

Disela-sela aksi pembegalan yang dilakukan para pelaku, korban sempat melakukan perlawanan. Para pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam.

"Dia kan melawan, karena pelaku bawa celurit disabetlah, ditangkis kena tangannya," kata Mulyadi.

Usai berhasil melumpuhkan korban dan membawa harta benda korban, para pelaku langsung melarikan diri. Kekinian, kasus tersebut tengah didalami oleh pihak kepolisian setempat.

"Masih proses lidik," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Narasumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU