Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 15:01 WIB

Heboh Warga Gerebek Kontrakan di Tambora, Kesal Karena Diduga Ada Praktik LGBT

Heboh Warga Gerebek Kontrakan di Tambora, Kesal Karena Diduga Ada Praktik LGBTIlustrasi LGBT. (Freepik/rawpixel.com)

INDOZONE.ID - Media sosial dihebohkan dengan adanya video warga mengintrogasi seorang pria berkaitan dengan tindakan asusila LGBT di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Pihak kepolisian setempat sendiri sampai turun tangan menangani kasus tersebut.

Peristiwa ini juga terekam kamera dan viral di media sosial, salah satunya diposting oleh akun Instagram lbj_jakarta. Dalam unggahannya, tampak video menampilkan warga yang sedang mengintrogasi seorang pria berbaju kutang.

"Sejumlah warga Kelurahan Angke Jaya, Tambora melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah kontrakan. Aksi ini dipicu keresahan warga yang curiga terhadap aktivitas penghuni kontrakan tersebut," tulis akun tersebut dalam postinganya seperti dilihat pada Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Bar di Mal Jaksel Dibubarkan Usai Diduga Jadi Tempat Pesta LGBT, Polisi Dalami Kasus

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara tidak menampik adanya peristiwa tersebut. Namun, dia membantah jika peristiwa itu dikaitkan dengan prostitusi online.

"Itu memang benar kami amankan. Kami amankan sudah ada di pos RW. Jadi memang itu posisinya mereka bukan praktik prostitusi online sih," kata AKP Sudrajat.

Sudrajat menyebut, pria itu diamankan oleh warga karena sebelumnya sudah dipantau kesehariannya. Dikatakannya, pria itu menggunakan aplikasi kencan.

"Jadi suka sama suka, ketemu di aplikasi kencan, tapi memang sudah dipantau warga," kata Sudrajat.

"Berdua aja memang. Laki-laki sama laki-laki. Sudah kami amankan, tapi ya merujuk pada hukum kita kan untuk LGBT ini belum bisa dijerat ya," sambungnya.

Kekinian, pihak kepolisian sendiri masih mengamankan pria tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh.

Baca juga: Waduh! 2 Anggota Lantas Polda NTT Dipecat Buntut Terlibat Kasus LGBT

"Masih di kami, masih di kami. Hari ini kan 24 jamnya. Kami ambil keterangan nanti bagaimana pendalaman. Kalau memang tidak ada, kami koordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Sosial untuk dibina," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Heboh Warga Gerebek Kontrakan di Tambora, Kesal Karena Diduga Ada Praktik LGBT

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!