Minggu, 07 JANUARI 2024 • 19:05 WIB

Hamas di Gaza Utara Hancur: Sebagian Besar Wilayah telah Menjadi Puing-puing

Author

Israel menyerang 2 sekolah di kamp pengungsi Palestina.

INDOZONE.ID - Tentara Israel mengatakan mereka telah “menyelesaikan pembongkaran” struktur komando milik Hamas di Jalur Gaza utara.

Juru bicara militer, Daniel Hagari mengatakan bahwa militan Palestina kini beroperasi di wilayah tersebut hanya secara sporadis dan “tanpa komandan”.
 
Dia juga mengatakan Israel telah membunuh sekitar 8.000 militan di Gaza utara.
 
Baca Juga: 1.000 Anak-anak di Palestina Harus Diamputasi Akibat Genosida Israel di Gaza
 
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sekarang fokus untuk membongkar Hamas di Gaza bagian selatan dan tengah, tegasnya.
 
Israel telah membunuh lebih dari 22.000 orang sejak perang dimulai, menurut kementerian kesehatan yang dikelola oleh Hamas. Pada hari Sabtu, pihaknya merinci telah mencatat lebih dari 120 kematian selama 24 jam terakhir.
 
Wilayah ini telah hancur dan sebagian besar penduduknya yang berjumlah 2,3 juta jiwa telah mengungsi.
 
Serangan Israel dimulai setelah orang-orang bersenjata Hamas melancarkan serangan mendadak di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang, sebagian besar adalah warga sipil, dan menyandera sebanyak 240 orang.
 
Lebih dari 120 lainnya masih tersisa, setelah pembebasan yang telah disepakati.
 
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan kembali pada hari Sabtu bahwa Israel akan melanjutkan kampanyenya untuk “menghilangkan Hamas, mengembalikan sandera kami dan untuk memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel”.
 
"Kita harus mengesampingkan segalanya...hingga kemenangan penuh dapat tercapai," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
 
Sementara itu, Hizbullah menembakkan puluhan roket ke Israel utara pada hari Sabtu, yang mereka sebut sebagai respons awal atas pembunuhan seorang pejabat tinggi Hamas di Beirut awal pekan ini.
 
Saleh al-Arouri dibunuh dalam dugaan serangan dari Israel di ibu kota Lebanon.
 
Sebuah pernyataan dari gerakan Lebanon yang didukung Iran mengatakan bahwa mereka telah menghantam pangkalan kontrol lalu lintas udara di Meron dengan 62 roket. Militer Israel mengatakan mereka telah mengidentifikasi sekitar 40 peluncuran dari Lebanon, dan pihaknya sudah meresponsnya.
 
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia fokus untuk memastikan bahwa konflik di Gaza tidak menyebar dan mencegah “siklus kekerasan yang tiada akhir”.
 
Baca Juga: Hizbullah Ancam Israel Bakal Serang Balik Habis-Habisan Imbas Serangan Di Beirut Tewaskan Pemimpin Hamas
 
Antony Blinken berbicara di Yunani pada awal kunjungannya selama seminggu ke wilayah tersebut. Kini dia telah terbang ke Yordania.

Writer: Victor Median


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU