Sabtu, 20 JUNI 2026 • 18:17 WIB

AS Setop Bantuan Senilai Ratusan Juta Dolar, 8 juta Pengidap HIV/AIDS di Afsel Terdampak

Author

Ilustrasi pecahan uang dolar AS. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

INDOZONE.ID - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan menghentikan pendanaan program penanggulangan HIV dan AIDS di Afrika Selatan

Keputusan itu praktis akan menghentikan aliran bantuan senilai ratusan juta dolar Amerika. 

Pada tahun 2025 saja, AS mengucurkan 400 juta dolar per tahun melalui Rencana Darurat Presiden untuk Penanggulangan Aids (Pepfar). 

Afrika Selatan jelas akan mengalami pukulan telak. Negara itu memiliki pengidap HIV terbesar di seluruh duni, mencapai 8 juta orang. 

Baca juga: Wapres AS JD Vance Batalkan Kunjungan ke Swiss, Perundingan Damai AS-Iran Terancam Tertunda

Kementerian Kesehatan Afrika Selatan belum mendapat informasi resmi dari AS. Namun, mereka mengklaim telah "lama mengerjakan rencana kemandirian". 

Dalam konteks politik, hubungan AS-Afrika Selatan memburuk setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS, 

Tak lama setelah menjabat, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang menuduh banyak kebijakan Afrika Selatan merusak kesetaraan kesempatan dan memicu kekerasan. 

Dalam Perintah eksekutif yang sama, Trump mempersoalkan gugatan Afrika Selatan melawan Israel di Mahkamah Internasional serta hubungannya dengan Iran. 

Baca juga: Hong Kong Tetapkan Peringatan Hujan Tertinggi, Sekolah dan Sejumlah Aktivitas Ditutup

Hal itu menjadi salah satu alasan AS menyetop bantuan. Kementerian Kesehatan Afrika Selatan mengakui program Pepfar berkontribusi pada program HIV di negara tersebut.

Namun mereka juga menjelaskan bahwa selama ini penyediaan obat antiretroviral bagi pasien HIV didanai secara terpisah, dan sebagian besar berasal dari anggaran pemerintah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU