Selasa, 26 MEI 2026 • 13:12 WIB

Donald Trump Minta Uranium Iran Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan

Author

Ekspresi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, di Gedung Putih, Washington D.C., 11 Mei 2026. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

INDOZONE.ID - Pembicaraan penghentian perang, yang melibatkan Amerika Serikat (AS)- Israel dengan Iran, dilaporkan makin mendekati kesepakatan. 

Di tengah kabar baik itu, Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan tegas perihal uranium yang diperkaya milik Iran.

Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kylie Cooper)

Ia meminta uranium Iran tersebut diserahkan ka Paman Sam atau dimusnahkan di tempat. Pemusnahan itu akan disepakati antara AS dengan pihak Teheran.

Trump juga mengatakan, pemusnahan bisa dilakukan bersama Iran hingga disaksikan oleh Komisi Energi Atom atau lembaga setara lainnya.

Baca juga: Militer AS Serang Lokasi Rudal dan Kapal Iran di Selat Hormuz, Batal Damai?

“Uranium yang diperkaya itu akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dimusnahkan, atau lebih baik dimusnahkan di lokasi,” tulis Trump melalui platform Truth Social, Senin 25 Mei 2026, dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2026).

Sebelumnya, kabar kesepakatan penghentian perang antara AS dan Israel makin dekat untuk tercapai, disampaikan oleh Panglima Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Asim Munir. 

Hal itu disampaikan Munir dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, di Beijing, China, Senin 25 Mei 2026. Kala itu, ia menemani Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang melakukan kunjungan resmi ke China.

Kamu harus tahu, Pakistan merupakan negosiator antara AS dan Iran dalam beberapa waktu terakhir.

AS Dilaporkan Serang Iran Selatan

Sementara itu, laporan terbaru menyebutkan AS melancarkan serangan di Iran Selatan dengan alasan membela diri. Lokasi dan skala serangan pun belum dibeberkan lebih detail.

Paman Sam mengklaim menargetkan peluncur rudal dan kapal yang diduga hendak memasang ranjau laut.

Baca juga: Menlu Iran Tegaskan Negaranya Tak Akan Menyerah oleh Ancaman

“Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi personel kami dari ancaman pasukan Iran,” kata Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Kapten Tim Hawkins kepada Fox News, Senin 25 Mei 2026.

“Komando Pusat AS terus melindungi pasukan kami sambil tetap menahan diri selama gencatan senjata berlangsung,” jelas Hawkins.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU