Presiden Iran Bantah Negaranya Kembangkan Nuklir, Tuding Israel Sumber Ketidakstabilan Timur Tengah
INDOZONE.ID - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak mengembangkan senjata nuklir maupun menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah.
"Sebelum Ayatollah Ali Khamenei wafat, kami telah menyatakan dan menegaskan lagi sekarang bahwa kami siap meyakinkan dunia bahwa kami tidak mengembangkan senjata nuklir," kata Pezeshkian dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Iran, IRNA.
Pezeshkian justru menyebut Israel sebagai pihak penyebab ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah melalui visi "Israel Raya."
Baca juga: Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Hampir Final, Selat Hormuz Segera Dibuka?
Lebih lanjut, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tak akan main-main jika menyangkut kehormatan dan martabat negara.
Pernyataan Pezeshkian muncul tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sudah semakin dekat.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan dirinya telah melakukan percakapan telepon dengan sejumlah pemimpin negara Arab terkait nota kesepahaman yang berkaitan dengan “perdamaian”.
Ia menyebut kesepakatan tersebut masih menunggu finalisasi dari Amerika Serikat, Iran, dan beberapa negara lain yang terlibat.
Baca juga: Soal Konflik dengan Iran, Wapres AS: Ini Takkan Jadi 'Perang Selama-lamanya'!
“Aspek dan detail akhir dari kesepakatan saat ini masih dibahas dan akan segera diumumkan,” tulis Trump.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA