INDOZONE.ID - Pemerintah Prancis mengambil langkah darurat dengan mengarantina lebih dari 1.700 penumpang dan awak kapal pesiar asal Inggris yang bersandar di Bordeaux, Rabu (13/5/2026).
Kebijakan ini dilakukan setelah seorang penumpang berusia 90 tahun meninggal dunia dan puluhan orang lainnya mengalami gangguan pencernaan selama perjalanan.
Meski sempat muncul kekhawatiran terkait wabah hantavirus yang sebelumnya menyerang kapal pesiar lain, otoritas kesehatan memastikan belum ditemukan hubungan antara kedua kasus tersebut.
Baca juga: Evakuasi Kapal Pesiar Akibat Wabah Hantavirus Hampir Rampung, 94 Penumpang Dipulangkan
Puluhan Penumpang Mengalami Gangguan Lambung
Kapal pesiar MS Ambition yang dioperasikan oleh Ambassador Cruise Line tiba di pelabuhan Bordeaux pada Selasa lalu. Kapal tersebut membawa sekitar 1.233 penumpang, sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia, serta 514 awak kapal asal India.
Menurut pejabat setempat, sekitar 50 orang dilaporkan mengalami gejala sakit perut dan gangguan pencernaan. Sementara itu, seorang penumpang lansia berusia 90 tahun meninggal dunia sebelum kapal mencapai wilayah Brittany di barat laut Prancis.
Pihak berwenang langsung memberlakukan pembatasan sementara terhadap seluruh penumpang dan awak kapal guna mencegah kemungkinan penyebaran penyakit.
Baca juga: Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Kasus Globalnya Minim
Norovirus Dipastikan Bukan Penyebab
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kasus tersebut bukan karena norovirus, virus menular yang sering memicu muntah dan diare di kapal pesiar.
Meski begitu, tes lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para penumpang.
Selain itu, kemungkinan keracunan makanan juga belum sepenuhnya dikesampingkan oleh otoritas kesehatan Prancis.
Pejabat setempat menjelaskan bahwa gejala paling parah dialami penumpang pada Senin saat kapal sedang bersandar di Brest.
Tidak Berkaitan dengan Wabah Hantavirus
Sebelumnya, publik sempat menyoroti kasus wabah hantavirus yang diduga menyebabkan tiga penumpang meninggal di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berlayar dari Argentina.
Namun, otoritas kesehatan Prancis menegaskan tidak ada indikasi hubungan antara insiden di kapal Ambition dengan wabah hantavirus tersebut.
Perjalanan Kapal Sebelum Tiba di Bordeaux
MS Ambition memulai pelayarannya dari Kepulauan Shetland di utara Skotlandia pada 6 Mei 2026. Kapal kemudian singgah di Belfast, Irlandia Utara, serta Liverpool di Inggris sebelum akhirnya tiba di Bordeaux.
Setelah dari Prancis, kapal itu awalnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Spanyol.
Meski sedang menjalani pembatasan, situasi di sekitar kapal dilaporkan tetap tenang. Tidak terlihat penjagaan keamanan khusus di area pelabuhan Bordeaux, dan sejumlah penumpang masih tampak menikmati pemandangan kota dari atas dek kapal.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, otoritas kesehatan Prancis masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami puluhan penumpang tersebut.
Pemerintah juga terus memantau kondisi seluruh penumpang dan awak kapal guna memastikan situasi tetap terkendali.
Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko penyebaran penyakit di kapal pesiar, terutama ketika ribuan orang berada dalam satu lingkungan tertutup selama perjalanan panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters