Rabu, 13 MEI 2026 • 13:42 WIB

Iran Disebut Masih Punya 70 Persen Sistem Peluncur Rudal, AS Kecolongan?

Author

Rudal milik Iran. (Majid Asgaripour/WANA via Reuters)

INDOZONE.ID - Salah satu media Amerika Serikat (AS), The New York Times menyebut Iran masih memiliki 70 persen sisten peluncuran rudal dan mendapatkan kembali akses terhadap 30 dari 33 lokasi peluncuran dekat Selat Hormuz.

Laporan ini didapat The New York Times dari data intelijen Amerika Serikat.

Data itu juga menyebut Iran telah memulihkan akses ke 90 persen fasilitas bawah tanah dan sistem peluncuran yang sebagian atau sepenuhnya siap digunakan.

Baca juga: Presiden AS Donald Trump Bete atas Tanggapan Iran terhadap Usulan Damai dari Negaranya

Menurut laporan tersebut, Donald Trump bersama para penasihat militernya disebut melebih-lebihkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan terhadap fasilitas rudal Iran. 

Mereka dinilai menganggap dampak serangan jauh lebih besar dari kondisi sebenarnya, sekaligus meremehkan ketahanan serta kemampuan Iran untuk kembali pulih.

Pada 28 Februari, United States dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Teheran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer milik AS di kawasan Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Israel awalnya mengklaim serangan tersebut dilakukan untuk menghadapi ancaman yang dinilai berasal dari program nuklir Iran. 

Namun, belakangan keduanya disebut memperjelas bahwa operasi tersebut juga berkaitan dengan keinginan mendorong perubahan kekuasaan di Iran.

Baca juga: Geopolitik Jalur Sempit: Membedah Strategi Maritim Amerika Serikat di Timur Tengah!

Pada 7 April, Amerika Serikat dan Iran kemudian mengumumkan gencatan senjata yang dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad. 

Meski perundingan itu belum menghasilkan terobosan berarti, hingga kini belum ada laporan mengenai kembali pecahnya konflik terbuka. Di sisi lain, AS diketahui masih memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU