Minggu, 01 MARET 2026 • 15:07 WIB

Dunia Terbelah! Ini Respons Rusia, China hingga Arab Saudi atas Serangan AS ke Iran yang Tewaskan Ali Khamenei

Author

Pemimpin Tertinggi Dunia, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026). Kematian Khamenei memicu beragam reaksi dari para pemimpin dunia, mulai dari dukungan, kecaman hingga seruan untuk menahan diri.

Sebelum diumumkan pemerintah Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lebih dulu mengumumkan kematian Khamenei melalui platform Truth Social. Ia menyebut momen tersebut sebagai “kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara.

AS dan Israel menyerang ibu kota Teheran serta sejumlah kota lain seperti Qom, Karaj, Kermanshah, Tabriz, dan Isfahan, lokasi salah satu fasilitas nuklir utama Iran.

Baca juga: Ali Khamenei Tewas, Ini 5 Calon Kuat Penggantinya

Beberapa jam setelah AS dan Israel meluncurkan serangan, Rusia dan China menyatakan dukungan terhadap Iran.

Sementara Kanada, Australia, dan Ukraina termasuk di antara negara-negara yang menyatakan dukungan kepada AS dan Israel. Sejumlah pemimpin dunia lainnya menyerukan penahanan diri dan de-eskalasi konflik.

Berikut ini tanggapan dari para pemimpin dunia terkait operasi militer AS dan Israel yang menewaskan Ali Khamenei.

Rusia

Rusia mengecam keras operasi militer yang dilakukan AS dan Israel. Moskow menyebutnya sebagai tindakan agresi bersenjata yang telah direncanakan sebelumnya terhadap negara berdaulat anggota PBB.

Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh AS dan Israel telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam jurang eskalasi tak terkendali dan memperingatkan potensi bencana kemanusiaan, ekonomi, bahkan radiologis di kawasan.

China

Sama dengan Rusia, China juga mengecam AS dan Israel. Kemenlu China menyatakan bahwa kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati.

China menyerukan penghentian segera aksi militer, mencegah eskalasi lebih lanjut, serta melanjutkan dialog dan negosiasi guna menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Inggris

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memimpin rapat darurat komite Cobra untuk membahas respons pemerintah atas serangan AS-Israel terhadap Iran.

Meski tak terlibat langsung dalam operasi militer AS-Israel, Inggris sebagai sekutu telah mengerahkan jet tempur RAF Typhoon ke Qatar untuk melindungi pangkalan udara al-Udeid serta fasilitas militer di kawasan tersebut.

Pemerintah Inggris menyatakan tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut menjadi konflik regional yang lebih luas. Namun, Inggris menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Inggris terus mendukung solusi melalui jalur perundingan.

Prancis

Presiden Emmanuel Macron menyebut eskalasi yang terjadi sebagai situasi “berbahaya bagi semua pihak.”

Menurutnya, rezim Iran tidak memiliki pilihan lain selain terlibat dalam negosiasi dengan itikad baik untuk mengakhiri program nuklir dan balistiknya, serta menghentikan aktivitas yang dinilai mengganggu stabilitas kawasan.

Selain itu, Macron juga menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

Uni Eropa

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, Uni Eropa secara konsisten mendorong solusi diplomatik melalui negosiasi terkait program nuklir dan balistik Iran.

Ia menyerukan semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, melindungi warga sipil, dan menghormati hukum internasional.

Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan balasan Iran di kawasan.

Riyadh menyebut tindakan tersebut sebagai agresi terang-terangan dan pelanggaran kedaulatan terhadap Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania

Uni Emirat Arab

Setelah wilayahnya menjadi sasaran serangan balasan Iran, Kementerian Luar Negeri UEA mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan nasional dan hukum internasional.

UEA menegaskan bahwa mereka memiliki hak penuh dan sah untuk merespons demi menjaga kedaulatan, keamanan nasional, serta keselamatan warga dan penduduknya sesuai hukum internasional.

Kanada

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan dukungan terhadap langkah AS untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir serta mencegah ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Ia menyebut Republik Islam Iran sebagai sumber utama instabilitas dan teror di Timur Tengah serta menegaskan bahwa Iran tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.

Australia

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan dukungan terhadap operasi militer AS. Australia juga memperbarui imbauan perjalanan menjadi “Jangan Bepergian” untuk Lebanon dan Israel.

Baca juga: Mengenal Sistem Pemerintahan Teokrasi Iran, Begini Cara Kerjanya

Kematian Ali Khamenei mengejutkan dunia dan semakin menambah ketegangan di Timur Tengah. Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka akan membalas AS dan Israel dengan kekuatan penuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TIME

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU