Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 21:05 WIB

Bocah 12 Tahun Tewas Diserang Hiu di Sydney, Pantai Ditutup Usai Banyak Insiden

Author

Rambu-rambu peringatan telah dipasang dan sejumlah pantai ditutup setelah seorang peselancar mengalami serangan hiu di Pantai Dee Why, Sydney, Australia, pada 19 Januari 2026. (Reuters/Jeremy Piper)

INDOZONE.ID - Kasus serangan hiu di Australia 2026 kembali menyita perhatian publik internasional. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diserang hiu di perairan Sydney Harbour. 

Insiden tragis ini terjadi di tengah meningkatnya laporan hiu menyerang manusia di pantai Australia dalam beberapa pekan terakhir.

Korban bernama Nico Antic diserang pada Minggu (19/1/2026) saat bermain bersama teman-temannya di kawasan Vaucluse, sekitar sembilan kilometer dari pusat pusat bisnis Sydney. 

Baca juga: Doa Digelar di Bondi, Ratusan Peselancar Australia Turun ke Laut untuk Mengenang Korban Penembakan

Saat itu, Nico dan teman-temannya tengah melompat dari bebatuan ke laut, sebelum seekor hiu tiba-tiba menyerangnya. Teman-teman Nico segera mengevakuasinya dari air dan membawanya ke rumah sakit dengan kondisi kritis. 

Bocah tersebut mengalami luka parah di kedua kakinya akibat gigitan hiu. Meski sempat mendapat perawatan intensif, nyawa Nico tidak tertolong.

Baca juga: Sepekan Tragedi Bondi, Australia Ajak Warga Menyalakan Lilin dan Kurangi Senjata Api

Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga pada Sabtu (24/1/2026). Dalam pernyataan resmi, keluarga menyebut kepergian Nico meninggalkan duka mendalam.

Kami sangat terpukul mengabarkan bahwa putra kami, Nico, telah meninggal dunia. Ia adalah anak yang ceria, ramah, dan aktif berolahraga, dengan hati yang baik dan penuh empati,” tulis keluarga.

Sosok Nico dikenang sebagai anak yang selalu membawa keceriaan di sekitarnya.

Rentetan Serangan Hiu di Sydney dan Sekitarnya

Kasus bocah tewas diserang hiu di Sydney ini bukanlah satu-satunya insiden. Otoritas setempat mencatat setidaknya tiga serangan hiu terjadi di wilayah pantai utara Sydney pada 18 dan 19 Januari 2026.

Akibat situasi tersebut, pemerintah setempat mengambil langkah cepat dengan menutup sejumlah kawasan wisata pantai. 

Pantai Sydney ditutup akibat serangan hiu yang terjadi secara beruntun, demi mencegah jatuhnya korban tambahan. Penutupan dilakukan setelah empat insiden serangan hiu dilaporkan hanya dalam waktu dua hari. 

Hujan deras yang mengguyur kawasan pesisir diduga memperparah kondisi, karena membuat air laut menjadi keruh dan meningkatkan kemungkinan hiu mendekat ke perairan dangkal.

Papan peringatan pun dipasang di berbagai titik, sementara patroli laut ditingkatkan untuk memantau pergerakan hiu di sekitar pantai.

Fenomena Hiu Mendekati Wilayah Manusia

Fenomena hiu menyerang manusia di pantai Australia belakangan ini menjadi perhatian para ilmuwan. 

Menurut peneliti kelautan, perubahan iklim, kenaikan suhu laut, serta semakin padatnya aktivitas manusia di perairan pesisir dapat memengaruhi pola migrasi hiu.

Ketika suhu laut meningkat dan wilayah pesisir semakin ramai, peluang pertemuan antara hiu dan manusia pun ikut bertambah,” ujar sejumlah ilmuwan Australia.

Secara statistik, Australia mencatat rata-rata sekitar 20 serangan hiu setiap tahun, dengan kurang dari tiga kasus yang berujung fatal. 

Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa risiko tenggelam di pantai sebenarnya jauh lebih tinggi dibandingkan risiko serangan hiu.

Kematian Ketiga dalam Beberapa Bulan Terakhir

Tragedi yang menimpa Nico menambah daftar panjang korban jiwa akibat serangan hiu di wilayah Sydney. Ini menjadi kematian ketiga terkait serangan hiu dalam beberapa bulan terakhir.

Pada September lalu, seorang peselancar bernama Mercury Psillakis tewas setelah diserang hiu putih besar di salah satu pantai populer di utara Sydney. 

Dua bulan kemudian, seekor hiu banteng dilaporkan menewaskan seorang perempuan yang sedang berenang di pantai terpencil di utara kota tersebut.

Rentetan peristiwa ini memicu diskusi publik tentang keselamatan wisata pantai di Australia, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi laut terbaik di dunia.

Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat

Otoritas Australia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi laut tidak bersahabat. 

Warga dan wisatawan diminta menghindari berenang di laut setelah hujan deras, saat air keruh, atau ketika papan peringatan telah dipasang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU