Komunitas Yahudi gelar doa bersama di Pantai Bondi, Sydney, Australia. (REUTERS/Hollie Adams)
INDOZONE.ID - Suasana haru menyelimuti Pantai Bondi, Sydney, pada Jumat (19/12/2025) waktu setempat. Komunitas Yahudi Australia menggelar doa bersama untuk korban Bondi Junction.
Sementara ratusan peselancar dan perenang ikut turun ke laut sebagai bentuk penghormatan pada korban penembakan di Sydney yang menewaskan 15 orang.
Pasca penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. (AAP/Jeremy Piper /via REUTERS)
Aksi solidaritas tersebut digelar setelah lokasi penembakan kembali dibuka untuk umum.
Baca juga: Pemakaman Matilda, Korban Termuda Penembakan Bondi Beach Digelar di Sydney
Insiden tragis itu terjadi saat sekelompok warga tengah merayakan Hanukkah. Tragedi ini disebut sebagai serangan paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade terakhir.
Polisi menduga pelaku adalah ayah dan anak yang terinspirasi ideologi ekstrem.
Dalam doa pagi (Shacharit) yang digelar di tepi pantai, nama-nama korban dibacakan satu per satu.
Baca juga: Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Didakwa atas Terorisme dan 15 Pembunuhan
Di waktu yang sama, ratusan peselancar turun ke laut di Bondi, mendayung papan mereka ke tengah ombak sebagai simbol dukungan dan duka bersama.
Momen tersebut menciptakan pemandangan emosional yang menyentuh banyak orang.
Pihak berwenang menyatakan penembakan tersebut diduga terinspirasi oleh kelompok Negara Islam (ISIS).
Meski tidak secara resmi mengklaim bertanggung jawab, ISIS menyebut aksi di Bondi sebagai “sumber kebanggaan” melalui unggahan di kanal Telegram mereka.
Pasca-serangan, pengamanan di Sydney diperketat. Polisi meningkatkan patroli di sejumlah titik publik untuk mencegah potensi kekerasan lanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters.com