INDOZONE.ID - Sidang Umum PBB ke-80 baru-baru ini bikin heboh dunia, tapi bukan karena debat panas atau kesepakatan besar.
Fokusnya justru ke aksi walk out massal ratusan delegasi dari berbagai negara saat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, naik podium.
Baca juga: PBB Ingatkan Indonesia untuk Hormati HAM Saat Tangani Aksi Demo, Ini Statementnya!
Suasana yang Mendadak Sunyi
Bayangin deh, ruang sidang PBB yang biasanya penuh diplomasi dan obrolan serius tiba-tiba sepi mendadak.
Dilansir dari TRT World, kursi-kursi yang biasanya penuh delegasi terlihat nyaris kosong karena sebagian besar memilih keluar sebelum Netanyahu mulai bicara.
Aksi ini jelas bukan tanpa alasan. Netanyahu hadir di tengah kontroversi besar soal serangan militer Israel yang menyasar Palestina serta beberapa negara Timur Tengah lainnya, termasuk Yaman, Lebanon, Suriah, dan Qatar.
Serangan Israel Bikin Dunia Geram
Sorotan paling besar jatuh ke Gaza. Data terbaru menunjukkan lebih dari 65.500 orang tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak.
Jumlah korban yang tinggi bikin banyak negara dan delegasi merasa perlu menunjukkan sikap nyata, salah satunya lewat walk out massal ini.
Aksi meninggalkan ruang sidang ini jadi simbol solidaritas terhadap rakyat Palestina sekaligus bentuk protes terhadap kebijakan militer Israel.
Media internasional pun menyoroti momen ini karena jarang banget terjadi ratusan delegasi meninggalkan sidang PBB secara serentak.
Baca juga: Konflik Memanas, Netanyahu: Jika Israel Jatuh, Negara Lain Juga Akan Terpengaruh
Reaksi Dunia
Aksi walk out di sidang PBB ini langsung jadi bahan perbincangan di media sosial dan portal berita internasional.
Banyak pihak menilai kalau diplomasi formal kadang nggak cukup, tindakan simbolik seperti ini juga penting buat menunjukkan sikap tegas.
Sementara itu, Netanyahu tetap lanjut pidato, mencoba menjelaskan posisi Israel terkait konflik-konflik yang sedang terjadi.
Tapi kursi yang hampir kosong dan sorotan dunia ke aksi walk out di PBB ini jadi pesan kuat bahwa kritik internasional terhadap Israel lagi memuncak.
Walk Out Bukan Sekadar Drama
Walk out di PBB bukan cuma drama politik, tapi ekspresi diplomasi yang kuat. Negara-negara pakai momen ini untuk menunjukkan sikap tanpa harus terlibat kerusakan fisik atau konflik langsung.
Dunia internasional lewat langkah ini menegaskan: serangan yang menimbulkan korban besar, terutama anak-anak dan perempuan, nggak bisa dibiarkan begitu saja. Solidaritas dan tekanan diplomatik lewat cara seperti ini bisa jadi pesan moral sekaligus politik.
Baca juga: Presiden Macron Ingin Prancis Hentikan Pengiriman Senjata ke Israel, Netanyahu Auto Naik Darah!
Sidang Umum PBB ke-80 jadi saksi momen langka ketika ratusan delegasi memilih walk out saat Netanyahu naik podium.
Tindakan ini nggak cuma simbolik, tapi juga cerminan sikap dunia terhadap konflik yang menewaskan ribuan orang di Gaza dan negara-negara lain di Timur Tengah.
Ini nunjukin kalau diplomasi global nggak selalu soal kata-kata formal. Kadang, tindakan nyata, meski simbolik justru bisa nyuarain nilai kemanusiaan.
Di tengah ketegangan politik, dunia internasional menegaskan bahwa solidaritas terhadap korban perang tetap jadi prioritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TRT World