INDOZONE.ID - Pemerintahan Biden pada Kamis menjatuhkan sanksi terhadap empat pria Israel yang dituduh terlibat dalam kekerasan pemukim di Tepi Barat, menandakan meningkatnya ketidaksenangan AS terhadap kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Presiden Joe Biden mengeluarkan perintah eksekutif pada hari Kamis (1/2/2024) yang bertujuan untuk menghukum pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki, tempat Palestina membayangkan sebuah negara di masa depan.
Perintah tersebut menetapkan sistem untuk menjatuhkan sanksi keuangan dan pembatasan visa terhadap individu yang menyerang atau mengintimidasi warga Palestina atau menyita properti mereka, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Berkomitmen Menstabilkan Harga Sembako demi Kesejahteraan Masyarakat
“Tindakan hari ini bertujuan untuk meningkatkan perdamaian dan keamanan bagi Israel dan Palestina,” katanya.
Data PBB menunjukkan bahwa serangan harian pemukim meningkat lebih dari dua kali lipat dalam hampir empat bulan sejak militan Hamas Palestina pada 7 Oktober melakukan serangan terhadap Israel dan Israel membalas dengan serangan terhadap Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.
Sanksi Departemen Luar Negeri membekukan aset keempat orang tersebut di AS dan secara umum melarang warga Amerika berurusan dengan mereka.
Pernyataan Departemen Luar Negeri mengatakan:
Baca Juga: Isi Lengkap Petisi Bulaksumur dari UGM yang Kritik Presiden dan Respons Jokowi
“Israel harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Tepi Barat dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam pernyataan terpisah.
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Gak Berubah, Ganjar Raih 30% dan Anies 24% Menurut Survei Terbaru Roy Morgan
“Amerika Serikat akan terus mengambil tindakan untuk memajukan tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, termasuk kelangsungan solusi dua negara dan berkomitmen terhadap keselamatan, keamanan serta martabat Israel dan Palestina," sambungnya.
Biden dan pejabat senior AS lainnya telah berulang kali memperingatkan bahwa Israel harus bertindak untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Biden telah mengangkat masalah ini secara langsung dengan Netanyahu, kata seorang pejabat senior, ketika Biden mencari jalan menuju solusi dua negara bagi Israel dan Palestina setelah konflik Gaza berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters