Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 JUNI 2026 • 15:31 WIB

Sebagai Negara Terbesar di Asia Tenggara, Apa Saja Peran Indonesia dalam ASEAN?

Sebagai Negara Terbesar di Asia Tenggara, Apa Saja Peran Indonesia dalam ASEAN?Bendera ASEAN. (Freepik/slon.pics)

INDOZONE.ID -Posisi Indonesia di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) tak hanya sekadar anggota tetap. Namun Indonesia memiliki pengaruh besar dalam organisasi tersebut.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia berperan sebagai motor penggerak di ASEAN.

Melalui prinsip politik bebas aktif, Indonesia berperan sebagai pemersatu, penengah dalam penyelesaian konflik hingga menjaga kestabilan kawasan dari tangan asing.

Baca juga: Filipina Dilanda Krisis BBM, Wacana Penundaan KTT ASEAN Menguat

Lantas, seperti apa peran Indonesia dalam ASEAN yang membuatnya sering disebut sebagai pemimpin de facto Asia Tenggara? Berikut ini ulasannya!

Indonesia Pendiri dan Memprakarsai ASEAN

Indonesia merupakan salah satu dari lima negara pencetus berdirinya ASEAN melalui Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967.

Saat itu, Indonesia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik. Ia bersama empat negara lainnya (Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand) sepakat mendirikan ASEAN.

Tujuan dibentuknya ASEAN untuk stabilitas politik dan keamanan kawasan yang diwarnai berbagai ketegangan imbas Perang Dingin, sengketa wilayah dan konflik ideologi.

Indonesia dipandang sebagai negara yang mampu meyakinkan negara-negara tetangga bahwa stabilitas internal hanya bisa dicapai jika negara-negara Asia Tenggara bersatu dan saling menghormati kedaulatan.

Indonesia Jadi Penengah Konflik

Sebagai Negara Terbesar di Asia Tenggara, Apa Saja Peran Indonesia dalam ASEAN?Ilustrasi bendera negara Indonesia. (Freepik/h9images)

Salah satu kekuatan terbesar Indonesia di ASEAN adalah aktif dalam penyelesaian konflik regional. Indonesia dianggap sebagai mediator yang jujur, netral, dan dipercaya oleh pihak-pihak yang bertikai.

Contohnya keberhasilan Indonesia adalah saat menggelar forum Jakarta Informal Meetings (JIM) untuk meredakan ketegangan akibat perang saudara hebat di Kamboja dan invasi Vietnam

Forum tersebut berhasil mempertemukan pihak-pihak yang bertikai dan membuka jalan menuju proses perdamaian yang kemudian menghasilkan penyelesaian politik konflik Kamboja.

Selain  itu, Indonesia juga membantu menangani krisis kemanusiaan pengungsi Rohingya dengan memimpin penyusunan Five-Point Consensus (Lima Poin Kesepakatan) pada ASEAN Leaders' Meeting di Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polkam.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sebagai Negara Terbesar di Asia Tenggara, Apa Saja Peran Indonesia dalam ASEAN?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!