Badai melanda Florida.
INDOZONE.ID - Badai besar disertai hujan deras dan angin kencang yang memicu tornado di wilayah Selatan pada hari Selasa (9/1/2024), merobohkan atap bangunan, menumbangkan pohon, dan meniup RV, setelah sistem tersebut menderu melintasi Midwest dengan kondisi badai salju dalam perjalanan ke Timur Laut.
Setidaknya tiga orang tewas di wilayah Selatan yang dilanda hujan lebat, angin, dan dugaan tornado, dan beberapa orang dilaporkan terluka di Florida, Amerika Serikat.
Di seluruh Amerika tengah, badai tersebut menutup jalan-jalan raya utama dan menyebabkan wilayah tersebut mengalami pemadaman listrik dan memenuhi jalan raya dengan salju.
Pada hari Senin hingga Selasa pagi, Kansas Highway Patrol menanggapi lebih dari 100 kecelakaan kendaraan, 19 di antaranya mengakibatkan cedera.
Baca Juga: Fakta-Fakta Bencana Tornado di Kentucky AS, Paling Parah dalam Sejarah AS
Di Boise City, Oklahoma, departemen manajemen darurat mengatakan pihaknya menanggapi panggilan yang melaporkan beberapa pengendara yang terdampar, dan mengatakan semua jalan ditutup.
Banyak sekolah dan gedung pemerintah ditutup di Florida. Beberapa sekolah di wilayah Virginia dan Maryland juga merencanakan penutupan dini. Bandara-bandara di Midwest dan Tenggara melaporkan lonjakan penundaan dan pembatalan pada Selasa pagi.
Di Tenggara, Layanan Cuaca Nasional mengkonfirmasi setidaknya tiga tornado di Florida Panhandle, dengan hembusan angin setinggi 106 mph. Badai petir di tenggara Alabama dan barat daya Georgia menyebabkan angin tercatat berkecepatan 70 mph dan hujan es sebesar bola.
Gubernur Florida Ron DeSantis mengumumkan keadaan darurat di 49 dari 67 wilayah di negara bagian tersebut.
Sementara itu, wilayah Timur Laut bersiap menghadapi hujan lebat hanya beberapa hari setelah wilayah tersebut dilanda badai salju besar pada akhir pekan, yang menyebabkan salju setebal 22 inci di New England.
Kerusakan akibat badai terlihat di Panama City Beach, Florida
Ketika badai bergerak ke arah Timur Laut pada Selasa malam dan hujan mulai turun di daerah yang tertutup salju, potensi banjir akan meluas, terutama di sepanjang daerah dataran rendah, anak sungai yang meluap.
Layanan cuaca memperkirakan curah hujan 1 hingga 3 inchi di New England pada malam hari Selasa. Sebagian besar pantai berada di bawah peringatan angin dan banjir karena hembusan angin diperkirakan mencapai 80 km/jam.
Daerah metropolitan seperti New York City, Washington, DC, dan Philadelphia diperkirakan akan menerima curah hujan lebih dari satu inchi.
Setidaknya 1.100 penerbangan di seluruh negeri ditunda dan lebih dari 168 dibatalkan pada hari Selasa. Bandara dengan penundaan dan pembatalan terbanyak adalah Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta, dan Bandara Internasional Charlotte Douglas.
Baca Juga: Tornado Menghantam Pulau di Italia, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Lebih dari 311.000 pelanggan utilitas di Alabama, Georgia, Florida dan Carolina, mengalami pemadaman listrik pada Selasa sore.
Pihak berwenang mengatakan sistem badai menyebabkan setidaknya tiga kematian di Alabama, Georgia dan North Carolina pada hari Selasa.
Satu orang tewas dan dua orang terluka parah di Claremont, Carolina Utara, ketika badai melanda Catawby County, merusak beberapa rumah di taman rumah mobil, kata juru bicara Catawba County Amy McCauley. Dia mengatakan Layanan Cuaca Nasional sedang mengevaluasi apakah badai tersebut merupakan tornado.
Polisi di Clayton County, selatan Atlanta, mengatakan seorang pria tewas saat hujan lebat ketika sebuah pohon tumbang menimpa mobilnya di jalan raya negara bagian di Jonesboro.
"Seorang wanita berusia 81 tahun meninggal di Cottonwood, Alabama, setelah tornado mendarat sekitar pukul 7:30 pagi pada hari Selasa", kata Koroner Houston County Robert Byrd mengonfirmasi.
Rumah mobil Charlotte Paschal dilanda badai dan "terguling" tiga hingga empat kali, tambahnya.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USA Today