Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 17 DESEMBER 2023 • 06:30 WIB

Donald Trump dan Joe Biden Raih Gelar 'Pinnochio of the Year 2023', Apa Sih Sebenarnya?

Donald Trump dan Joe Biden Raih Gelar Pinnochio of the Year 2023 , Apa Sih Sebenarnya?Donald Trump dan Joe Biden mendapatkan gelar Pinnochio of the Year 2023 oleh Washington Post.

INDOZONE.ID - Washington Post (WP) mengumumkan pada, Jumat (15/12/2023), waktu setempat daftar-daftar yang berjudul ‘Pinnochio of the Year 2023’’ di mana daftar tersebut berisikan nama-nama yang dianggap sebagai pembohong tahun ini.

Posisi pertama diduduki oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang telah menduduki peringkat ini selama 9 tahun berturut-turut.

WP mengatakan bahwa Donald Trump dapat mengisi semua aspek penilaian ini sendirian. Hal yang menjadi penilaian paling besar dan akan selalu diingat adalah ketika Trump masih menjabat sebagai presiden AS.

Ketika itu pangkalan militer AS di Irak diserang oleh rudal Iran pada tahun 2020. Trump mengklaim bahwa akan melancarkan serangan balik terhadap Iran.

Baca Juga: 129.923 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Nataru 2024 di Seluruh Indonesia

Pihak Iran lantas berjanji kepada Trump akan melewatkan pangkalan militer AS dalam serangan rudal berikutnya kepada Irak.

Mendengar pihak Iran berkata demikian, Trump membatalkan serangan balasan terhadap Iran.

Padahal pada kenyataannya Iran tidak pernah mengirim pesan kepada Trump terkait melewatkan serangan kepada pangkalan militer AS di Irak, dan Iran tetap menyerang pangkalan tersebut.

Sementara untuk Joe Biden, WP mengatakan bahwa Biden telah mempertahankan kepercayaan dirinya di sepanjang karir politiknya. Dia selalu mencoba menarik empati penonton dengan memulai cerita dengan Sejarah pribadinya.

Baca Juga: Dinasti Nusantara NTB Berkomitmen Menangkan Ganjar-Mahfud: Demi Penegakan Hukum Adil dan Merata

Juga tentang masalah yang menimah putra keduanya Hunter Biden. Joe Biden menegaskan selama masa kampanye tahun 2020 bahwa putranya tidak pernah menerima uang apapun dari Tiongkok.

Namun baru-baru ini Hunter mengakui dalam persidangannya jika menerima uang sebanyak $2.4 juta dan $2.2 juta dari Tiongkok dan Ukraina pada tahun 2018 dan 2019.

Selain itu, politisi-politisi AS yang membuat berita palsu seputar isu Tiongkok juga masuk ke dalam daftar ini.

Di antaranya adalah mantan Duta Besar PBB, Niki Haley, yang menyebarkan rumor tentang kedatangan pabrik serah kaca di Tiongkok dan Gubernur Florida, Ron DeSantis, yang mengatakan dukungan terhadap jalur cepat dalam negoisasi perdagangan dengan Tiongkok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Washingtonpost.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Donald Trump dan Joe Biden Raih Gelar 'Pinnochio of the Year 2023', Apa Sih Sebenarnya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!