Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 01 DESEMBER 2023 • 06:15 WIB

Keterlibatan Amerika Serikat dan Media Dalam Perang-perang Bergejolak di Dunia, Termasuk Palestina?

Keterlibatan Amerika Serikat dan Media Dalam Perang-perang Bergejolak di Dunia, Termasuk Palestina?Ilustrasi tentara Amerika Serikat.

INDOZONE.ID - Siapa sangka jika perang-perang yang pernah terjadi di dunia, disulut oleh media? Pakar Kebijakan Publik Sara El Yafi mengungkap, perang kontemporer selalu dimulai oleh pemberitaan bohong media sekaligus propaganda pemerintah Amerika Serikat.

"(Ini) menunjukkan kepada kita bagaimana media menyebarkan kebohongan untuk memicu perang; bagaimana pemerintah memalsukan bukti dan berbohong kepada masyarakat, dan media berbohong kepada mereka " tulis Sara, dalam akun Instagramnya @sarayafi dan akun @theslowfactory, dikutip Senin (27/11).

Menurutnya, jelas tidak ada orang yang menyukai perang, karena itu orang-orang perlu ditipu atau dimanipulasi untuk terlibat dalam peperangan. Dan tidak ada yang mampu melakukan hal ini lebih baik daripada media, yang mencetak dan mendistribusikan propaganda pemerintah untuk memicu perang.

"Mari kita menelusuri kembali sejarah, setiap kebohongan media yang menyebabkan perang," katanya.

Baca Juga: KTT COP28 Dubai: Presiden Jokowi Gagas Rencana Pendanaan Iklim dan Transisi Inklusif

1. Perang Irak

Keterlibatan Amerika Serikat dan Media Dalam Perang-perang Bergejolak di Dunia, Termasuk Palestina?Ilustrasi tentara Amerika Serikat.

Salah satu perang yang dipicu oleh propaganda pemerintah dan media adalah Perang Irak, yang terjadi di awal 2000-an. Pada saat itu, Presiden Amerika Serikat George W. Bush, Wakil Presiden Dick Cheney dan Menteri Luar Negeri Colin Powell menyajikan 'bukti' yang mengklaim bahwa Irak memiliki senjata kimia, biologi, dan kemungkinan senjata nuklir.

Selain itu, Irak juga diduga memiliki hubungan dekat dengan kelompok teroris seperti Al-Qaeda. Namun, sampai sekarang tidak ada bukti kuat yang menunjukkan adanya senjata pemusnah massal di Irak.

"Perang Irak & Mitra Media/ Outlet media Pemerintah AS seperti: The New York Times, CNN, Fox News, ABC, NBC, PBS, CBS, Washington Post & banyak lagi semuanya secara agresif menyebarkan informasi yang salah," ungkapnya.

Karena berita itu, Amerika Serikat pun menurunkan pasukan militernya ke Irak dan menginvasi negara itu pada 20 Maret 2003 - 1 Mei 2003. AS, dengan bangga, menyebut invasinya sebagai 'Operation Iraqi Freedom'. Mereka ingin membebaskan rakyat Irak dari pemimpin saat itu yang dianggap sebagai diktator berbahaya, Saddam Hussein.

Karena invasi ini, AS berhasil menewaskan Saddam Hussein. Namun, yang lebih mengerikan, propaganda jahat itu mengakibatkan sekitar 1 juta kematian warga Irak dan menguras anggaran AS sebesar $2 triliun di negara-negara Utara.

Selain itu, perang ini juga menghancurkan infrastruktur Irak, memicu kekerasan sektarian, dan mendestabilisasi wilayah tersebut, menyebabkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan. Setelah Perang Irak, muncullah kelompok-kelompok ekstremis seperti ISIS, yang memperburuk dampak perang dan berkontribusi terhadap ketidakstabilan dan kekerasan lebih lanjut di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tol Cikarang Juga Macet Buntut Demo Buruh Hari Ini

2. Perang Afganistan

Keterlibatan Amerika Serikat dan Media Dalam Perang-perang Bergejolak di Dunia, Termasuk Palestina?Ilustrasi tentara Amerika Serikat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Keterlibatan Amerika Serikat dan Media Dalam Perang-perang Bergejolak di Dunia, Termasuk Palestina?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!