Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 NOVEMBER 2023 • 12:01 WIB

Joe Biden Minta Rumah Sakit di Gaza Dilindungi: Kami Sudah Kontak dengan Israel!

Joe Biden Minta Rumah Sakit di Gaza Dilindungi: Kami Sudah Kontak dengan Israel!Presiden Amerika Serikat, Joe Biden

INDOZONE.ID - Joe Biden menegaskan bahwa rumah sakit di jalur Gaza harus dilindungi. Dia juga berharap Israel tidak mengganggu kegiatan di rumah sakit, dengan mengerahkan tank ke gerbang rumah sakit, seperti yang terjadi di Rumah Sakit Al Shifa.

"Harapan dan ekspektasi saya adalah tindakan yang tidak terlalu mengganggu terhadap rumah sakit akan berkurang dan kami sudah menjalin kontak dengan Israel," ujar Biden di Gedung Putih, Senin (13/11/2023) seperti dikutip dari Reuters.

Presiden Amerika itu berharap ada upaya untuk menangani pembebasan tahanan dari peperangan ini. Dia menambahkan, AS akan berkomunikasi dengan Qatar, negara mediator negosiasi dengan Hamas agar ada jeda kemanusiaan.

"Juga ada upaya untuk mendapatkan jeda dalam menangani pembebasan tahanan dan hal itu juga sedang dinegosiasikan dengan pihak Qatar," kata Biden.

"Jadi saya tetap berharap, tetapi rumah sakit harus dilindungi," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tiba di AS untuk Ketemu Joe Biden, Bakal Sampaikan Genosida Israel ke Palestina

Tank-tank Israel sudah berada di luar Rumah Sakit Al Shifa, pusat kesehatan utama dan terbesar di Kota Gaza.

Menurut Israel, rumah sakit tersebut berada di atas terowongan yang menjadi markas pejuang Hamas, yang menggunakan pasien sebagai tameng.

Namun tudingan tersebut dibantah oleh Hamas dan pihak Rumah Sakit Al- Shifa.

Hamas mengatakan siap membebaskan 70 perempuan dan anak-anak yang ditahan di Gaza, dengan imbalan gencatan senjata lima hari.

Baca Juga: Fakta-fakta Abu Ubaidah, Juru Bicara Al-Qassam Palestina yang Identitasnya Tak Pernah Bisa Diungkap Israel

Sementara itu, otoritas medis Gaza mengatakan bahwa lebih dari 11.000 orang dipastikan tewas akibat aksi pemboman yang dilakukan Israel. Dari jumlah itu, sekitar 40 persennya adalah anak-anak.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al-Qidra di Rumah Sakit Al Shifa mengatakan, ada 32 pasien yang meninggal tiga hari sebelumnya, termasuk tiga bayi yang baru lahir karena pengepungan rumah sakit di Gaza utara dan kurangnya listrik.

Setidaknya ada sekitar 650 pasien masih berada di dalam Rumah Sakit Al Shifa. Mereka merasa putus asa untuk dievakuasi ke rumah sakit lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Joe Biden Minta Rumah Sakit di Gaza Dilindungi: Kami Sudah Kontak dengan Israel!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!