Presiden Palestina Mahmoud Abbas
INDOZONEID - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam tindakan militer Israel yang membuat Gaza terpecah menjadi dua bagian dalam ketegangan konflik belakangan ini.
Menurut dia, tindakan Israel yang memaksa warga mengosongkan wilayah utara Gaza untuk mengurangi korban sipil akibat serangan ke Hamas tidak dapat diterima. Demikian dilansir laporan kantor berita Anadolu.
Baca Juga: Rumah Dinas Pariwisata di Papua Dirampok, Ini Barang yang Diambil
Abbas menegaskan bahwa tidak ada solusi politik atau keamanan yang harus memisahkan Gaza menjadi dua bagian. Sebab, seluruh Gaza merupakan bagian dari kedaulatan Palestina.
Dia merasa perlu untuk menerapkan solusi yang sah secara politik sesuai standar internasional untuk kebebasan, kemerdekaan, dan kedaulatan rakyat Palestina.
Sementara ketika dihubungi oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Abbas menekankan perlunya segera menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina.
Dia menegaskan bahwa mereka adalah perwakilan sah rakyat Palestina dan hak untuk membuat keputusan nasional berada di tangan Organisasi Pembebasan Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Anadolu Agency