INDOZONE.ID - Konflik Israel-Palestina yang berkepanjangan telah menimbulkan berbagai reaksi dan pernyataan dari pemimpin dunia.
Salah satu tokoh yang terlibah dalam konflik ini adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dalam keputusannya menolak gencatan senjata dan ajakan kepada negara lain untuk mendukung Israel.
Melansir REUTERS, Selasa (31/10/2023), Netanyahu mengatakan bahwa semua perang pasti menimbulkan korban sipil yang tidak disengaja dan serangan Israel ke Gaza, yang dikuasai Hamas.
Baca Juga: Israel Berencana Pindahkan Warga Gaza ke Sinai Mesir, Ditentang Presiden Palestina
Berikut beberapa fakta mengenai penolakan genjatan senjata oleh Benjamin Netanyahu:
1. Penolakan Gencatan Senjata
Pada beberapa kesempatan selama konflik terbaru antara Israel dan Palestina, Benjamin Netanyahu menolak untuk menerima usulan gencatan senjata yang diajukan oleh pihak internasional.
Alasannya adalah bahwa Israel berhak untuk melanjutkan operasi militer untuk melindungi keamanan warganya dan merespons serangan roket dari Gaza.
Keputusan ini memicu kritik dari banyak pihak yang mendesak perdamaian dan menghentikan penderitaan warga sipil.
2. Ajakan Dukungan untuk Israel
Netanyahu juga telah aktif dalam mengajak negara-negara lain untuk mendukung tindakan Israel dalam konflik ini.
Ia menyatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dan menekankan perlunya solidaritas internasional dalam mendukung langkah-langkah militer Israel.
Ini mengundang berbagai reaksi di tingkat internasional, dengan beberapa negara mengecam tindakan keras Israel dan yang lainnya mendukung langkah-langkah itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters