Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 25 JUNI 2026 • 09:00 WIB

Sekolah di Pinggiran Tokyo Dibekali Semprotan Anti-Beruang, Ancaman Satwa Liar Kian Meningkat

Sekolah di Pinggiran Tokyo Dibekali Semprotan Anti-Beruang, Ancaman Satwa Liar Kian MeningkatSeorang peserta menggunakan semprotan pengusir beruang selama latihan tanggap darurat yang mensimulasikan serangan beruang di Yaita, Prefektur Tochigi, Jepang. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

INDOZONE.ID - Pemerintah kota Hachioji, yang berada di kawasan pinggiran Tokyo, Jepang, mengumumkan langkah darurat untuk meningkatkan keamanan warga dari ancaman beruang liar. 

Otoritas setempat akan membeli sekitar 700 semprotan anti-beruang yang nantinya didistribusikan ke sekolah-sekolah dan berbagai organisasi masyarakat.

Keputusan tersebut diambil setelah meningkatnya kemunculan beruang di area permukiman dan kawasan yang dekat dengan aktivitas manusia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang menghadapi lonjakan jumlah perjumpaan antara manusia dan beruang yang semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Harga Beras di Jepang Akhirnya Turun Setelah 3,5 Tahun, Warga Mulai Merasakan Dampaknya

Jumlah Korban Serangan Beruang Meningkat

Data dari Kementerian Lingkungan Jepang menunjukkan bahwa pada tahun fiskal terakhir, sebanyak 13 orang meninggal akibat serangan beruang, angka tertinggi yang pernah tercatat. 

Sementara itu, antara 1 April hingga 30 Mei tahun ini, lima orang dilaporkan tewas dan sedikitnya 20 lainnya mengalami luka-luka akibat insiden serupa.

Meningkatnya kasus tersebut membuat pemerintah daerah mulai memperkuat langkah mitigasi, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan pegunungan dan hutan.

Baca juga: Sensus Terbaru: Populasi Jepang Turun Drastis dalam Lima Tahun Terakhir

Hachioji Catat Belasan Kemunculan Beruang

Hachioji dikenal sebagai salah satu wilayah favorit warga Tokyo untuk menikmati aktivitas alam, termasuk mendaki di pegunungan berhutan yang berada di sekitar kota.

Namun sejak April lalu, setidaknya 11 laporan mengenai kemunculan atau jejak beruang telah diterima pemerintah setempat.

Bahkan, sebuah kamera pemantau yang aktif berdasarkan sensor gerak berhasil merekam seekor beruang hitam yang berkeliaran di dekat area perumahan pada 29 April.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena jarak antara habitat satwa liar dan kawasan permukiman semakin dekat.

Pemerintah Siapkan Dana Khusus dan Rencana Penanganan

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah kota Hachioji mengalokasikan dana sekitar 15 juta yen atau setara lebih dari Rp10 miliar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sekolah di Pinggiran Tokyo Dibekali Semprotan Anti-Beruang, Ancaman Satwa Liar Kian Meningkat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!