INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membawa kabar baik terkait perkembangan kesepakatan dengan Iran.
Ia menerangkan, bahwa kesepakatan dengan Iran sangat mungkin tercapai menilik pembicaraan berjalan baik dalam 24 jam terakhir.
Trump menegaskan, bahwa setiap kesepakatan yang nantinya akan tercapai, harus memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir.
"Mereka ingin membuat kesepakatan. Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat baik selama 24 jam terakhir, dan sangat mungkin kami akan membuat kesepakatan," kata Trump di Ruang Oval Gedung Putih, dikutip dari Antara, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: AS Intip Peluang Damai dengan Iran, Donald Trump Tunda Project Freedom di Selat Hormuz
Presiden AS berumur 79 tahun itu bahkan mengklaim Iran telah setuju bahwa negaranya tidak akan memiliki senjata nuklir.
"Iran tidak dapat memiliki senjata nuklir, dan mereka tidak akan memilikinya, dan mereka telah menyetujuinya," jelasnya.
Pembicaraan dengan Iran untuk mencapai kesepakatan tidak memiliki tenggat waktu, menurut Trump.
Sebelumnya, Trump juga menyinggung aktivitas nuklir Iran dalam wawancaranya dengan stasiun televisi AS, PBS.
Dalam wawancara itu, Trump menjelaskan bahwa Iran harus mentransfer persediaan uranium yang diperkaya ke AS. Selain itu, Iran juga diwajibkan mengakhiri semua operasi di fasilitas nuklir bawah tanah mereka.
Meski kesepakatan tampak makin dekat untuk tercapai, Trump tetap memberi peringatan keras kepada Iran.
Ia menegaskan, bahwa pihak Teheran akan dapat hadiah bom jika tidak setuju dengan poin-poin kesepakatan yang diusulkan pihak Washington DC.
Baca juga: Trump Bilang Lagi Tinjau Proposal Baru Iran, Tapi Nggak Yakin Bakal Disetujui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara