INDOZONE.ID - Ukraina mendorong negara-negara Eropa untuk segera mengembangkan sistem pertahanan khusus guna menghadapi ancaman rudal balistik.
Seruan ini disampaikan langsung oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di tengah meningkatnya serangan Rusia yang semakin sulit diantisipasi.
Menurut Zelenskyy, kebutuhan akan sistem pertahanan tersebut sangat mendesak. Saat ini, salah satu tantangan terbesar Ukraina dalam perang melawan Rusia adalah menghadapi serangan rudal balistik, yang hanya bisa dicegat oleh sistem tertentu seperti Patriot buatan Amerika Serikat.
Baca juga: Upaya Damai Ukraina-Rusia Berlanjut, Negosiasi Intensif Digelar di Amerika Serikat
Dalam situasi perang yang terus berlangsung, Ukraina masih sangat bergantung pada sistem Patriot untuk menangkis rudal balistik Rusia.
Namun, ketersediaan sistem ini semakin terbatas karena juga digunakan di berbagai wilayah lain, termasuk kawasan Teluk yang tengah menghadapi ketegangan dengan Iran.
Padahal, Rusia terus memanfaatkan rudal balistik untuk menyerang infrastruktur penting Ukraina, terutama fasilitas energi. Serangan tersebut telah merusak pembangkit listrik termal serta jaringan distribusi listrik, memperburuk kondisi energi di negara tersebut.
Baca juga: Perundingan Damai Ukraina-Rusia di Jenewa Buntu, Zelensky Tuding Rusia Sengaja Perpanjang Perang
Zelenskyy mengungkapkan bahwa Ukraina telah memulai pembicaraan dengan sejumlah negara Eropa untuk mewujudkan sistem pertahanan rudal balistik buatan sendiri.
Ia menilai Eropa tidak bisa terus bergantung pada sistem dari luar dan harus memiliki kemampuan pertahanan mandiri.
“Saya yakin kita perlu memiliki sistem pertahanan rudal balistik Eropa. Kami sudah berdiskusi dengan beberapa negara dan sedang bergerak ke arah itu,” ujarnya.
Lebih jauh, Zelenskyy bahkan menargetkan pembangunan sistem tersebut bisa dimulai dalam waktu dekat, dengan harapan dapat terealisasi dalam satu tahun ke depan.
Meski diakui sebagai proyek yang sangat kompleks, Zelenskyy tetap optimistis rencana ini dapat diwujudkan. Ia menyebut telah membicarakan ide tersebut dengan sejumlah negara kunci di Eropa, meski belum mengungkapkan secara rinci negara mana saja yang terlibat.
Di sisi lain, upaya serupa juga mulai terlihat dari sektor industri pertahanan. Perusahaan Ukraina, Fire Point (pengembang rudal jelajah Flamingo) dikabarkan tengah menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Eropa untuk menciptakan sistem pertahanan udara baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters.com