Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 APRIL 2026 • 09:14 WIB

Jika AS Langgar Gencatan Senjata, IRGC Bersumpah Akan Balas Serangan!

Jika AS Langgar Gencatan Senjata, IRGC Bersumpah Akan Balas Serangan!Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. (Majid Asgaripour/WANA via Reuters)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah mengumumkan gencatan senjata dengan Iran selama dua pekan. 

Namun, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersumpah akan menanggapi setiap serangan agresor jika gencatan senjata dilanggar.

Jika AS Langgar Gencatan Senjata, IRGC Bersumpah Akan Balas Serangan!Ilustrasi rudal iran. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)

"Para pelindung bangsa Iran yang tanpa pamrih kini telah melaksanakan perintah Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei. Kami tidak percaya pada janji. Kami akan menanggapi setiap agresi, bahkan di tingkat yang lebih tinggi," menurut pernyataan tersebut, dikutip dari Antara, Kamis (9/4/2026).

IRGC menegaskan pihak Teheran akan tetap waspada meski gencatan senjata telah diumumkan karena tidak percaya pada janji agresor.

Baca juga: Daftar Negara yang Diizinkan Iran untuk Melintasi Selat Hormuz

Donald Trump Sempat Ancam Hancurkan Peradaban Iran dalam Semalam

Kewaspadaan IRGC dapat dimaklumi. Sebab, Donald Trump sebelumnya sempat mengancam akan menghancurkan Iran dan peradabannya dalam semalam di platform Truth Social.

“Seluruh peradaban bisa hilang malam ini dan tidak akan pernah kembali lagi,” tulis Trump.

Pada 30 Maret 2026, Donald Trump juga telah memberi ancaman kepada Iran. Jika kesepakatan damai tidak tercapai dengan Iran, ia mengatakan akan meledakkan dan melenyapkan semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi milik pihak Teheran.

Trump kembali mengulang ancamannya terhadap Iran, pada Minggu 5 April 2026, jika pihak Teheran tetap menutup jalur perairan strategis Selat Hormuz untuk pihak agresor dan yang terkait dengannya.

Ancaman-ancaman itu adalah bagian dari perang AS-Israel dengan Iran yang telah terjadi sejak 28 Februari 2026. Perang ini dimulai dengan serangan AS-Israel ke pihak Teheran.

Baca juga: AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Selat Hormuz Dibuka

Iran membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Aksi saling serang ini membuat situasi di Timur Tengah memanas. 

Namun, gencatan senjata selama dua pekan ini menjadi babak baru dalam perang AS-Israel dengan Iran. Jika masa tenang ini menghasilkan sesuatu yang positif, mungkin perang akan segera berakhir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jika AS Langgar Gencatan Senjata, IRGC Bersumpah Akan Balas Serangan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!