INDOZONE.ID - Kelompok Palestina Hamas menyerukan agar Iran tidak memperluas serangan militernya ke negara-negara tetangga di kawasan Timur Tengah.
Seruan ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik setelah perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang pecah sejak akhir Februari 2026.
Meski demikian, Hamas tetap menegaskan bahwa Iran memiliki hak untuk membela diri dari serangan yang dilakukan oleh Israel maupun Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi salah satu seruan langka dari Hamas kepada sekutunya itu agar konflik tidak semakin meluas dan berdampak pada negara lain di kawasan.
Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (14/3/2026), Hamas meminta Iran untuk menahan diri agar tidak menjadikan negara-negara tetangga sebagai sasaran serangan militer.
Kelompok tersebut menilai bahwa meskipun Iran berhak membalas serangan yang dialaminya, aksi militer sebaiknya tidak memperluas konflik ke wilayah lain. Hamas juga mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil langkah guna menghentikan perang yang terus memanas di Timur Tengah sejak 28 Februari 2026.
Seruan tersebut menjadi pernyataan publik pertama Hamas yang secara langsung meminta Iran untuk membatasi target serangannya selama konflik berlangsung.
Baca juga: Cathay Pacific Naikkan Biaya Bahan Bakar Penerbangan Hampir Dua Kali Lipat Akibat Perang Iran
Walaupun mengimbau agar tidak menyerang negara tetangga, Hamas tetap menyatakan dukungannya terhadap hak Iran untuk merespons serangan. Menurut Hamas, setiap negara memiliki hak untuk mempertahankan diri sesuai dengan norma dan hukum internasional.
Pernyataan itu menunjukkan posisi Hamas yang berusaha menjaga hubungan strategis dengan Iran, sekaligus menghindari konflik regional yang lebih luas.
Sebelumnya, Hamas juga mengecam keras terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada hari pertama perang. Hamas menyebut peristiwa tersebut sebagai kejahatan besar.
Kelompok itu secara terbuka mengakui bahwa Khamenei selama ini merupakan salah satu pendukung utama perjuangan Palestina.
Dalam berbagai kesempatan, Iran di bawah kepemimpinan Khamenei disebut telah memberikan dukungan politik, diplomatik, hingga militer bagi Hamas dan rakyat Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters.com